Korban KM Virgo Ditemukan, Jasa Raharja Bayarkan Santunan Rp852 Juta
Jasa Raharja dan Jasaraharja Putera telah membayarkan santunan Rp852 juta kepada 14 korban KM Virgo Transport 8 yang teridentifikasi.
Foto ilustrasi Tunjangan Hari Raya, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, JAKARTA—Kepastian pencairan THR ASN 2026 segera diumumkan Presiden Prabowo Subianto seusai proses penyusunan regulasi rampung. Pemerintah memastikan anggaran tunjangan hari raya bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri sebesar Rp55 triliun sudah disiapkan.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan saat ini pemerintah masih menyusun Peraturan Pemerintah (PP) sebagai dasar pencairan THR ASN 2026. Ia menegaskan bahwa pengumuman resmi terkait jadwal pencairan akan disampaikan langsung oleh Presiden.
“Itu (aturan) sedang diproses, bentar lagi keluar. Tapi bukan kami yang mengumumkan, nanti Presiden yang mengumumkan,” katanya dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Februari 2026 di Jakarta, Senin (23/2/2026).
Meski regulasi masih dalam tahap finalisasi, pemerintah memastikan kesiapan anggaran THR ASN 2026 tidak menjadi kendala. Dana sebesar Rp55 triliun telah tersedia sehingga pencairan dapat segera dilakukan setelah keputusan resmi diumumkan.
“(Aturan) Kan sedang diproses. Nanti begitu Presiden pulang mungkin dia akan umumkan. Tapi dananya sudah siap,” ujar dia.
Saat ditanya mengenai kemungkinan pencairan dalam waktu dekat, Menkeu menyebut keputusan sepenuhnya berada di tangan Presiden. “Terserah Presiden.”
Sebelumnya, Purbaya juga menyampaikan bahwa pencairan THR ASN 2026 direncanakan mulai pada pekan pertama Ramadan.
“(Pencairan THR) Minggu pertama puasa,” kata Purbaya saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Rabu (18/2/2026).
Ia belum merinci tanggal pasti pencairan, namun memastikan proses penyaluran akan dimulai dalam waktu dekat. “Bentar lagi,” ujarnya menambahkan.
Anggaran THR ASN 2026 tersebut merupakan bagian dari belanja pemerintah pada triwulan I 2026 yang diproyeksikan mencapai Rp809 triliun. Selain tunjangan hari raya bagi ASN, TNI, dan Polri, pemerintah juga mengalokasikan sejumlah program prioritas lainnya.
Program tersebut meliputi percepatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp62 triliun, anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi bencana Sumatera Rp6 triliun, serta paket stimulus ekonomi Rp13 triliun.
Purbaya menegaskan belanja pemerintah pada awal tahun dijalankan tepat waktu untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional tetap terjaga. Pemerintah memperkirakan tren pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat pada 2025 dapat berlanjut hingga 2026, termasuk melalui percepatan belanja negara seperti THR ASN 2026 yang menjadi salah satu pendorong konsumsi masyarakat menjelang Lebaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jasa Raharja dan Jasaraharja Putera telah membayarkan santunan Rp852 juta kepada 14 korban KM Virgo Transport 8 yang teridentifikasi.
Guterres bertemu Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan mendorong dialog untuk mengakhiri konflik. Iran mengajukan proposal buka Selat Hormuz.
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan tujuh muda-mudi yang mengonsumsi ciu sambil bernyanyi di Taman Kampus ISI Solo.
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
Bulog mengingatkan penerima tidak menjual beras bantuan pemerintah. Bantuan pangan Oktober-Desember 2026 juga direncanakan kembali disalurkan.
Mengenang konser Guruh Gipsy di Synchronize Fest 2025 yang menjadi penampilan pertama dan terakhir Guruh Sukarnoputra bersama personel asli.