Gempa NTT M7,7, Badan Geologi Minta Warga Waspada Susulan
Badan Geologi meminta warga waspada setelah gempa NTT M7,7. Masyarakat diminta mengecek bangunan dan menjauhi tebing rawan longsor
Foto ilustrasi BBM. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah mewaspadai potensi kenaikan harga BBM di Indonesia akibat eskalasi perang AS–Iran yang berdampak pada pasokan minyak global. Ancaman tersebut muncul terutama jika gangguan distribusi energi internasional terus berlanjut.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan konflik antara Amerika Serikat dan Iran berisiko mendorong kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dalam negeri. Kondisi ini berkaitan erat dengan kemungkinan terganggunya suplai minyak dunia akibat penutupan jalur pelayaran strategis di kawasan Timur Tengah.
Penutupan Selat Hormuz dinilai dapat memicu lonjakan harga minyak mentah global yang kemudian berdampak pada harga energi di berbagai negara, termasuk Indonesia.
"Otomatis (BBM) akan naik, sama seperti saat perang Ukraina, kan naik. Tetapi, kali ini suplai dari Amerika juga akan meningkat, dan OPEC juga meningkatkan kapasitasnya," kata Airlangga saat ditemui di kantornya, Jakarta, Senin, (2/3/2026).
Menurut Airlangga, tekanan harga energi masih berpotensi tertahan karena adanya peningkatan pasokan minyak dari Amerika Serikat serta tambahan kapasitas produksi dari Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC).
Pemerintah juga telah menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi gangguan pasokan dari Timur Tengah dengan menjalin nota kesepahaman untuk memperoleh suplai minyak dari kawasan lain. Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui PT Pertamina (Persero) yang bekerja sama dengan sejumlah perusahaan energi asal Amerika Serikat.
"Pemerintah sudah punya MoU untuk mendapatkan suplai dari non-Middle East. Misalnya, kemarin Pertamina sudah bikin MoU dengan Amerika, beberapa dengan Chevron, dengan Exxon, dan yang lain-lain," kata Menko.
Di sisi lain, situasi geopolitik kawasan Timur Tengah memanas setelah Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) dilaporkan menutup Selat Hormuz pada Sabtu, (28/2/2026), di tengah meningkatnya ketegangan regional.
Pada hari yang sama, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangkaian serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk Ibu Kota Teheran, yang menyebabkan kerusakan bangunan serta korban sipil. Kondisi tersebut menjadi faktor yang terus dipantau pemerintah karena berpotensi memengaruhi stabilitas harga BBM dan energi nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Badan Geologi meminta warga waspada setelah gempa NTT M7,7. Masyarakat diminta mengecek bangunan dan menjauhi tebing rawan longsor
Prabowo paling sering menyebut kata Indonesia dalam pidato kenegaraan 2026, disusul rakyat, tahun, anak, sekolah, hingga BUMN.
Gempa 7,7 SR di Flores NTT menewaskan 38 orang. Pemerintah kirim 50.000 paket sembako dan kerahkan TNI untuk evakuasi korban.
Karhutla di TNBTS mulai terkendali. Api aktif sudah tidak ditemukan, tetapi petugas masih melakukan pendinginan untuk mencegah bara kembali menyala.
Pemkab Gunungkidul mengukuhkan 72 anggota Paskibraka dari 22 sekolah untuk bertugas dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI.
Djed Spence resmi pindah dari Tottenham Hotspur ke Inter Milan. Bek Timnas Inggris itu dikontrak Nerazzurri hingga 2031.