Advertisement

Stok Aman, Pemerintah Minta Warga Tak Borong BBM

Newswire
Jum'at, 06 Maret 2026 - 14:47 WIB
Maya Herawati
Stok Aman, Pemerintah Minta Warga Tak Borong BBM Nozzle BBM - Foto dibuat oleh AI - StockCake

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan harga BBM bersubsidi tetap stabil dan stok BBM aman meski harga minyak dunia meningkat akibat dinamika konflik di Timur Tengah.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying agar distribusi energi tetap terkendali menjelang Idul Fitri.

Advertisement

Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia menyampaikan bahwa pemerintah telah memastikan ketersediaan stok BBM untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat, terutama menjelang Idul Fitri ketika konsumsi biasanya meningkat.

“Perlu kami sampaikan agar masyarakat tetap tenang, karena pemerintah memastikan ketersediaan stok untuk memenuhi kebutuhan energi, terutama jelang Idul Fitri,” ujar Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia, Jumat (6/3/2026).

Ia menambahkan bahwa Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga telah menegaskan bahwa harga BBM bersubsidi, termasuk Pertalite, tidak akan mengalami kenaikan meskipun harga minyak dunia sedang berfluktuasi.

Lonjakan harga minyak global terjadi di tengah kekhawatiran gangguan pasokan dari kawasan Timur Tengah akibat konflik antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran. Dalam perdagangan terbaru, harga minyak Brent tercatat naik 4,93 persen menjadi 85,41 dolar AS per barel.

Sementara itu, harga minyak mentah jenis US West Texas Intermediate (WTI) melonjak hingga 8,51 persen menjadi 81,01 dolar AS per barel.

Kenaikan tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata harga minyak dunia pada Januari 2026, ketika Brent (ICE) berada di kisaran 64 dolar AS per barel dan US WTI berada pada level 57,87 dolar AS per barel.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak melakukan panic buying, tidak melakukan penimbunan yang nantinya justru bisa menyebabkan kelangkaan,” ucap Anggia.

Selain menjamin stok BBM aman, pemerintah juga memastikan distribusi bahan bakar minyak ke berbagai daerah tetap berjalan lancar agar kebutuhan energi masyarakat terpenuhi secara merata.

Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) juga meminta masyarakat di Aceh tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena persediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) dinyatakan cukup hingga periode Idul Fitri.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw menjelaskan bahwa sejumlah langkah antisipasi telah dilakukan untuk memastikan pasokan energi tetap stabil.

Langkah tersebut mencakup build up stock, penguatan sarana distribusi, serta koordinasi aktif dengan berbagai pihak terkait guna menjaga kelancaran distribusi energi di wilayah tersebut.

Selain itu, Pertamina juga meningkatkan layanan operasional untuk mengantisipasi potensi lonjakan konsumsi energi menjelang Idul Fitri melalui penambahan cadangan stok serta memastikan kesiapan fasilitas distribusi.

Upaya tersebut dilakukan agar penyaluran energi kepada masyarakat dapat berlangsung lancar, aman, serta terukur di tengah meningkatnya kebutuhan BBM dan LPG pada periode menjelang hari raya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Harga LPG 3 Kg di Bantul Masih Ada yang Melebihi HET

Harga LPG 3 Kg di Bantul Masih Ada yang Melebihi HET

Bantul
| Jum'at, 06 Maret 2026, 17:17 WIB

Advertisement

Catat! Ini Daftar Hari Libur dan Hari Besar April 2026

Catat! Ini Daftar Hari Libur dan Hari Besar April 2026

Wisata
| Kamis, 05 Maret 2026, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement