Kelok 23 Rampung Agustus, Operasional Masih Dikaji Pemda DIY
Kelok 23 ditargetkan rampung akhir Agustus 2026, tetapi belum langsung dibuka. Pemda DIY masih mengkaji operasional dan kesiapan jalur.
Foto ilustrasi mengisi daya ponsel di Kereta Api. - Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence
Harianjogja.com, JOGJA—Selama periode Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta mencatat sebanyak 133 barang tertinggal oleh penumpang di kereta maupun stasiun. Nilai total barang tersebut diperkirakan mencapai Rp129.580.000.
Temuan ini berasal dari data layanan lost and found KAI untuk periode 11 Maret hingga 1 April 2026, yang menunjukkan tingginya mobilitas penumpang selama musim mudik.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menjelaskan bahwa barang yang tertinggal terdiri dari berbagai kategori, mulai dari makanan, barang umum, hingga barang berharga.
Secara rinci, terdapat 6 item makanan, 77 barang biasa, dan 50 barang berharga yang ditemukan di sejumlah stasiun, terutama di titik dengan mobilitas penumpang tinggi selama Angkutan Lebaran.
Meski jumlah penumpang meningkat signifikan, Feni menegaskan bahwa kinerja layanan lost and found tetap berjalan optimal. KAI terus memperkuat sistem pelayanan untuk memastikan barang yang tertinggal dapat dikembalikan kepada pemiliknya.
"Namun demikian, kami senantiasa mengingatkan masyarakat bahwa barang bawaan penumpang merupakan tanggung jawab masing-masing penumpang. Oleh karenanya tetap fokus, tenang, dan teliti dalam memperhatikan barang bawaan," kata Feni.
Prosedur Pengelolaan Barang Tertinggal
Setiap barang yang ditemukan akan melalui proses pendataan, pengamanan, serta upaya pengembalian kepada pemilik melalui prosedur yang transparan dan akuntabel.
KAI juga terus mengedukasi pelanggan melalui berbagai kanal informasi agar selalu memeriksa barang bawaan sebelum turun dari kereta atau meninggalkan area stasiun.
Menurut Feni, langkah pencegahan tetap menjadi hal utama agar perjalanan penumpang berjalan lebih aman dan nyaman, meskipun sistem pengelolaan barang temuan sudah berjalan dengan baik.
Imbauan dan Layanan Pengaduan
Bagi penumpang yang merasa kehilangan barang, KAI Daop 6 Yogyakarta menyediakan layanan pelaporan melalui petugas stasiun maupun Contact Center KAI 121.
Barang temuan yang belum diambil akan disimpan sesuai ketentuan yang berlaku hingga dapat dikembalikan kepada pemiliknya.
Dengan pengelolaan yang terintegrasi serta dukungan petugas di lapangan, KAI Daop 6 berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya dalam memberikan rasa aman bagi penumpang, terutama pada momen padat seperti Angkutan Lebaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelok 23 ditargetkan rampung akhir Agustus 2026, tetapi belum langsung dibuka. Pemda DIY masih mengkaji operasional dan kesiapan jalur.
Tiga PPPK di lingkungan Pemkab Gunungkidul dipecat karena pelanggaran disiplin berat. Dua di antaranya terlibat perselingkuhan hingga hamil.
Bank Jateng menyatakan kesiapan mendukung Program SMK Go Global yang digagas pemerintah untuk meningkatkan kompetensi siswa sekolah menengah kejuruan (SMK)
Presiden Prabowo meninjau warga terdampak gempa M7,7 di Nagekeo, NTT. BNPB mencatat 103 orang meninggal dan 1.666 luka-luka.
Warga Kembangputihan, Bantul, mengolah sisa dapur menjadi pakan maggot. Hasil penjualan maggot dimasukkan ke kas untuk kegiatan warga.
Bareskrim Polri membongkar sindikat penyelundupan emas ilegal ke Hong Kong dengan modus body strapping dan menangkap seorang tersangka.