Ledakan Gas Tanam Tewaskan 3 Orang, Korban Terakhir Telah Dievakuasi
Basarnas menemukan korban terakhir reruntuhan rumah di Grand Polonia Medan. Total tiga orang meninggal dan empat korban berhasil selamat.
Foto ilustrasi krisis BBM. - Freepik
Harianjogja.com, WASHINGTON— Ketegangan di Selat Hormuz mendorong harga minyak global terus naik dan diperkirakan mencapai titik tertinggi dalam beberapa pekan ke depan.
Gangguan jalur pelayaran di kawasan strategis tersebut membuat pasokan energi tersendat, sehingga memicu tekanan harga di pasar global.
Menteri Energi Amerika Serikat Chris Wright mengatakan harga energi akan tetap tinggi bahkan berpotensi melonjak selama arus kapal di Selat Hormuz belum kembali normal.
“Kami akan melihat harga energi akan tetap tinggi, dan mungkin bahkan melonjak, sampai kami mendapatkan lalu lintas kapal yang signifikan melalui Selat Hormuz,” ujarnya dalam konferensi Semafor World Economy.
Kenaikan harga ini terjadi di tengah konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang berdampak pada distribusi energi global.
Menurut Wright, tekanan harga baru akan mereda setelah konflik berakhir dan aliran energi kembali stabil, meskipun penurunannya tidak akan terjadi secara cepat.
“Harapan untuk mencapai penurunan harga dengan cepat adalah hal yang tidak realistis,” katanya.
Ia juga menyebut Presiden Donald Trump sejak awal memahami bahwa gangguan pasokan energi akan mendorong lonjakan harga dalam jangka pendek.
Blokade Picu Risiko Baru
Situasi semakin memanas setelah Amerika Serikat menerapkan blokade angkatan laut terhadap lalu lintas kapal yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran.
Langkah ini diambil setelah pembicaraan antara kedua negara tidak menghasilkan kesepakatan, meski sebelumnya sempat terjadi gencatan senjata sementara.
Presiden Donald Trump menyatakan kebijakan tersebut bertujuan membuka kembali Selat Hormuz sekaligus menekan Iran agar kembali ke meja perundingan.
“Kami tidak bisa membiarkan suatu negara memeras atau mengancam dunia,” ujarnya.
Penutupan jalur pelayaran di Selat Hormuz sebelumnya telah memicu lonjakan harga bensin, pangan, dan berbagai komoditas di sejumlah negara.
Komando Pusat Militer AS menyatakan blokade diberlakukan terhadap semua kapal tanpa pengecualian di wilayah Teluk Arab dan Teluk Oman.
Di sisi lain, Garda Revolusi Iran memperingatkan bahwa setiap pendekatan kapal militer ke Selat Hormuz akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata dan dapat memicu respons tegas.
Situasi ini membuat pasar energi global berada dalam tekanan tinggi, seiring ketidakpastian yang masih membayangi jalur distribusi utama dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Basarnas menemukan korban terakhir reruntuhan rumah di Grand Polonia Medan. Total tiga orang meninggal dan empat korban berhasil selamat.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri lolos ke 16 besar China Open 2026 setelah mengalahkan Huang Di/Liu Yang 21-15, 20-22, 21-9 di Changzhou, China.
Rupiah ditutup melemah ke level Rp17.917 per dolar AS pada perdagangan Rabu 22 Juli 2026. Sentimen global dan sikap hawkish The Fed masih menjadi faktor utama t
Media internasional seperti AP, Reuters, dan SCMP menyoroti pengunduran diri Kepala BGN Nanik Deyang di tengah berbagai tantangan Program Makan Bergizi Gratis,
Pemda Gunungkidul mendukung pembangunan gapura penanda keistimewaan DIY di perbatasan Rongkop-Wonogiri. Desain bertema Cahaya Pradipta disiapkan menjadi ikon ba
Jadwal bola malam ini: Final Piala AFF Putri Indonesia vs Laos pukul 19.45 WIB! Juga laga uji coba Eropa & kualifikasi Liga Champions. Simak jadwal lengkapnya.