Aksi Teatrikal Warnai Peringatan 30 Tahun Kudatuli di Kantor PDIP
PDIP memperingati 30 tahun Kudatuli dengan aksi teatrikal, ritual adat, dan pembacaan puisi di Gedung DPP PDIP di Jakarta.
Foto ilustrasi. Kilang minyak lepas pantai. - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA—Pembukaan kembali Selat Hormuz langsung memberi dampak positif bagi Indonesia, terutama dalam menjaga kelancaran distribusi energi yang sempat tertekan akibat konflik geopolitik. Pemerintah menilai kondisi ini menjadi sinyal meredanya ketegangan global.
Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia menyebut keputusan tersebut membawa kepastian baru bagi rantai pasok energi internasional.
“Pembukaan kembali Selat Hormuz merupakan perkembangan yang sangat positif bagi stabilitas pasokan energi global, termasuk Indonesia. Ini memberikan kepastian terhadap jalur distribusi energi yang sebelumnya sempat terganggu akibat dinamika geopolitik,” ujarnya.
Sebelumnya, pemerintah telah menyiapkan berbagai skenario untuk menghadapi potensi gangguan pasokan global, termasuk dengan memperkuat cadangan energi nasional dan melakukan diversifikasi sumber pasokan.
Dengan dibukanya kembali jalur tersebut, tekanan terhadap rantai pasok global mulai berkurang. Dampaknya, pergerakan harga minyak dunia juga menunjukkan tren penurunan.
Harga Minyak Mulai Turun
Pembukaan Selat Hormuz diumumkan pemerintah Iran melalui Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi yang menyatakan jalur pelayaran untuk kapal komersial telah dibuka penuh.
“Sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon, jalur bagi semua kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka,” ujarnya.
Respons pasar global pun langsung terlihat dengan penurunan harga minyak yang cukup signifikan. Kondisi ini mencerminkan berkurangnya kekhawatiran terhadap gangguan distribusi energi dunia.
Selat Hormuz selama ini dikenal sebagai salah satu jalur paling vital dalam distribusi minyak dan gas global, sehingga setiap gangguan di kawasan tersebut berdampak luas.
Kapal Indonesia Bersiap Melintas
Pemerintah juga terus berkoordinasi untuk memastikan kapal milik Indonesia yang sebelumnya tertahan dapat segera melanjutkan pelayaran.
“Seperti yang kita ketahui pemerintah terus melakukan upaya negosiasi agar kapal milik Indonesia bisa melintas. Dan sebelumnya sudah ada sinyal positif dari pemerintah Iran terkait hal ini. Kita berharap proses pelayaran secara bertahap mulai kembali normal,” kata Anggia.
Koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan terus dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi energi ke dalam negeri.
Di tengah situasi global yang masih dinamis, pemerintah menegaskan akan terus memantau perkembangan dan mengambil langkah cepat guna menjaga stabilitas pasokan serta harga energi nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PDIP memperingati 30 tahun Kudatuli dengan aksi teatrikal, ritual adat, dan pembacaan puisi di Gedung DPP PDIP di Jakarta.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.