BPD Raih SPEx2 Award 2018

BPD Raih SPEx2 Award 2018Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara (kiri) berfoto bersama Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad (kanan) seusai penyerahan The Best BPD in Small Business Development dalam ajang Strategy into Performance Execution Excellence (SPEx2) Award 2018 di Hotel Ayana Midplaza Jakarta, Senin (26/11). - Ist./Bank BPD DIY
29 November 2018 06:30 WIB Mediani Dyah Natalia Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA–Bank BPD DIY mendapat penghargaan sebagai The Best BPD in Small Business Development dalam ajang Strategy into Performance Execution Excellence (SPEx2) Award 2018 yang diselenggarakan oleh Tempo Media Grup bersama dengan GML Performance Consulting.

Penghargaan diserahkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara kepada Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad dalam malam penganugerahan SPEx2 Award yang dilangsungkan di Hotel Ayana Midplaza Jakarta, Senin (26/11).

Penghargaan tersebut diraih Bank BPD DIY setelah melalui beberapa proses penilaian yang dilakukan oleh dewan juri yang diantaranya adalah Presiden Direktur Tempo Media Grup, Thoriq Hadad, CEO GML Performance Consulting, Suwardi Luis, Chairman Rajawali Grup, YW Yunardi, Dekan Eksekutif Universitas Binus, Firdaus Alamsjah dan mantan CEO XL Axiata Hasnul Suhaimi.

SPEx2 Award 2018 merupakan penghargaan tahunan yang diselenggarakan oleh Tempo Media Group dan GML Performance Consulting untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan yang berhasil dalam merancang strategi sekaligus mengeksekusinya dengan baik sehingga memberikan hasil bisnis dan nilai tambah bagi stakeholder.

Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad menyampaikan penghargaan tersebut merupakan bukti keseriusan Bank BPD DIY dalam mengembangkan UMKM di DIY. “Sesuai dengan misi Bank BPD DIY, pengembangan UMKM merupakan salah satu fokus dari strategi bisnis yang dijalankan oleh Bank BPD DIY dan kami berkomitmen dalam pelaksanaan strategi tersebut” kata Santoso Rohmad.

Lebih lanjut ia menjelaskan saat ini Bank BPD DIY terus berinovasi untuk memenuhi berbagai kebutuhan nasabah dan masyarakat akan produk perbankan terutama yang berbasis teknologi digital.

“Tidak dipungkiri perkembangan teknologi yang pesat telah mengubah perilaku nasabah dan masyarakat, yang artinya kami juga harus ikut berubah agar mampu memberikan produk dan layanan yang sesuai dengan ekspektasi nasabah dengan tetap mengedepankan aspek kearifan lokal” katanya dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Rabu (28/11).

Seperti diketahui dalam beberapa tahun terakhir Bank BPD DIY telah meluncurkan produk dan layanan berbasis digital seperti mobile banking, cash management system (CMS). Laku Pandai dan aplikasi BPD DIY Kawan Usaha untuk kemudahan pengajuan pinjaman dan penempatan dana.