Hyundai Stargazer Siap Mengaspal di Jogja
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Harianjogja.com, JOGJA - Harga cabai yang masih stabil tinggi hingga pekan ke empat Januari ini membuat penjualan para pedagang di Pasar Beringharjo menurun.
Salah seorang pedagang di Pasar Beringharjo, Anik mengatakan harga cabai utamanya jenis cabai rawit saat ini masih tinggi. Kenaikan telah terjadi sejak akhir 2019 yang lalu, atau sejak memasuki masa libur Natal.
“Semenjak harga naik, penjualan mengalami penurunan. Sekarang yang beli warung-warung makan. Jarang kalau orang beli untuk konsumsi pribadi rumah tangga,” ujar Anik, Sabtu (25/1/2020).
Dia menduga penyebab kenaikan harga karena sulitnya pasokan akibat cuaca atau petani yang biasa memberi pasokan dari Muntilan belum memasuki masa panen. Saat ini, harga cabai rawit merah Rp75.000 per kg dari harga normal hanya kisaran Rp20.000-Rp25.000 per kg.
Selain harga cabai rawit merah, harga jenis cabai rawit hijau dan putih juga mengalami kenaikan. Untuk cabai rawit hijau biasanya Rp25.000 per kg, saat ini Rp30.000-Rp40.000 per kg. Sementara untuk cabai rawit putih saat ini diharga Rp38.000 per kg dari biasanya diharga Rp15.000 per kg.
Untuk jenis cabai keriting merah Rp40.000-Rp50.000 per kg, keriting hijau Rp20.000 per kg dan cabai teropong hijau Rp18.000 per kg. “Cabai keriting sama cabai teropong masih normal harganya,” katanya.
Kenaikan harga cabai rawit yang menyebabkan penurunan penjualan juga dirasakan oleh pedagang lain di Pasar Beringharjo, Sumirah. “Cabai rawit biasa ambil dari Muntilan, Ceper, Temanggung atau Imogiri. Saat ini ambilnya jadi sedikit-sedikit, karena penjualan menurun. Daripada nanti tidak terjual,” ucapnya.
Kepala Bidang Perdangangan dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY, Yanto Aprianto mengatakan dari hasil pantauan untuk harga cabai masih stabil tinggi. “Mungkin Maret dan April sudah masuk panen raya, harga akan kembali normal,” ucap Yanto.
Cabai Bubuk
Pihaknya pun saat ini mendorong masyarakat untuk menggunakan alternatif cabai bubuk. “Kita harus banyak mengedukasi masyarakat, karena pada umumnya masyarakat masih suka cabai yang segar atau fresh. Belum banyak yang memilih cabai dalam kemasan bubuk,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan dinas pada Jumat (24/1) harga cabai rawit merah pada kisaran Rp80.000-Rp85.000 per kg, rawit hijau Rp35.000-Rp45.000 per kg. Sementara cabai keriting merah Rp40.000-Rp45.000 per kg dan cabai merah besar Rp61.000-Rp80.000 per kg.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Pemerintah segera terbitkan aturan baru e-commerce yang mengatur transparansi biaya marketplace dan perlindungan UMKM serta seller.
Kemnaker membuka pendaftaran Bantuan TKM Pemula 2026 dengan dana Rp5 juta untuk mendukung usaha mandiri masyarakat.
Pria di Pacitan menjadi korban penyiraman cairan kimia saat hendak ke pasar. Korban mengalami luka bakar dan dirujuk ke rumah sakit.
Konsultan keuangan Elvi Diana meminta OJK memperketat screening dan edukasi publik guna mencegah maraknya investasi ilegal.
Imigrasi YIA menggagalkan keberangkatan tiga pria diduga calon haji non-prosedural menuju Singapura melalui Bandara YIA.