KRI Nanggala-402 Hilang Kontak, Semua Sumber Daya Dikerahkan
Kapal selamKRI Nanggala-402yang dilaporkan hilang pada Rabu (21/4/2021).
Direktur Operasional Ritel PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) Anton F Siregar (kiri) bersama CEO PT Fintek Karya Nusantara (Link Aja!) Danu Wicaksana , membuka aplikasi DigiAsk selepas menandatangani naskah kerja sama, di Jakarta, Rabu (27/3). Askrindo bersama LinkAja! memperkenalkan DigiAsk untuk membayar polis Asuransi Kecelakaan Diri melalui e-wallet atau keuangan berbasis elektronik./ Bisnis Indonesia-Endang Muchtar
Harianjogja.com, JAKARTA—Teknologi finansial ikut ambil bagian dalam membantu meringankan beban rakyat selama pandemi Corona ini. Penyaluran insentif sebesar Rp600.000 setiap bulan kepada peserta program kartu prakerja melalui platform pembayaran digital tidak memungut fee maupun bunga.
Presiden Direktur Ovo Karaniya Dharmasaputra mengatakan perusahaan layanan teknologi finansial (tekfin) yang ikut ambil andil dalam program tersebut hanya berkontribusi untuk mendukung dan membantu. Ovo sebagai salah satu platform pembayaran yang dipilih pemerintah, tidak mengenakan biaya apapun atas penyaluran dana tersebut.
Menurutnya, sebagai bentuk dukungan perusahaan atas dampak pandemi Covid-19, bantuan berupa penyaluran dana insnetif merupakan salah satu yang bisa dilakukan Ovo. Selain itu, Ovo juga menyumbangkan engineer yang dimiliki sebagai bagian dari tim yang membangun platform pendafataran kartu prakerja. "Kami tidak charge pemerintah, betul-betul kontribusi Ovo karena situasi seperti ini bersama perusahaan teknologi lain," katanya kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Selasa (14/4).
Menurutnya, penyaluran dana insenif kartu prakerja yang menggunakan platform pembayaran digital dapat menjadi bentuk edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya transaksi nontunai. Hal tersebut sejalan dengan keinginan Bank Indonesia yang mendorong agar masyarakat mengurangi transaksi tunai.
Karaniya menegaskan setiap dana insentif yang akan disalurkan sesuai dengan instruksi pemerintah. Saat ada instruksi penyaluran, dana akan langsung disalurkan ke penerima program. "Jadi tergantung dari penerima, ingin melalui apa, kalau mau lewat Ovo, Ovo yang salurkan," katanya.
Head of Corporate Communications Link Aja Putri Dianita mengatakan tidak menerapkan fee apapun dalam proses disbursement dari BNI ke Akun Penerima Link Aja. Proses penyaluran dana insentif adalah melalui Bank BNI sebagai bank penyalur ke akun Link Aja penerima kartu prakerja yang memilih Link Aja sebagai e-money. "Begitu saldo masuk ke akun penerima, penerima dapat langsung memanfaatkan dana tersebut untuk memenuhi berbagai keperluan esensal harian," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Kapal selamKRI Nanggala-402yang dilaporkan hilang pada Rabu (21/4/2021).
Transformasi ekonomi di DIY dan Jawa Tengah dinilai tidak sepenuhnya menggeser akar budaya lokal.
Jelang Iduladha 2026, Dispertapang Kulonprogo perketat pengawasan hewan kurban. PMK nol kasus, namun ancaman penyakit lain tetap diwaspadai.
PN Tipikor Bengkulu vonis bebas 4 terdakwa kasus korupsi lahan tol. Hakim sebut tidak ada unsur melawan hukum.
Simak jadwal lengkap SPMB SMA/SMK DIY 2026, kuota jalur, hingga tahapan pendaftaran. Pastikan tidak terlewat!
AFC menjatuhkan sanksi dua laga dan denda kepada pemain Qatar U-17 usai melakukan kekerasan terhadap pemain Indonesia.