Matangkan Persiapan Muktamar ke-34, PBNU Perkuat Konsolidasi
PBNU terus mematangkan persiapan Muktamar ke-34, Munas dan Konbes dijadwalkan Juli-Agustus 2026.
Tampilan aplikasi Facebook di smartphone/Bloomberg
Bisnis.com, JAKARTA – Layanan jejaring sosial, Facebook menggelontorkan bantuan mendukung usaha kecil menengah di Indonesia selama masa pandemi Covid-19 sebesar Rp12,5 miliar.
Dana ini dimaksudkan agar UKM bertahan dalam menghadapi ketidakpastian situasi ekonomi akibat pandemi global. Pieter Lydian, Country Director untuk Indonesia di Facebook mengatakan bahwa inisiatif yang dilakukan diantaranya adalah dana bantuan senilai Rp12,5 miliar untuk program pelatihan virtual, dan fitur produk di seluruh aplikasi Facebook dalam membantu mempromosikan bisnis lokal.
“UKM saat ini mengalami masa-masa yang sangat sulit. Banyak dari mereka yang berusaha beradaptasi dan memanfaatkan platform online. Kami mendengarkan tantangan yang dihadapi para pemilik UKM dan ingin memberikan dukungan yang bermanfaat --termasuk dukungan finansial-- untuk membantu mereka bangkit kembali, menata ulang strategi dan memulihkan kinerja usahanya,” katanya lewat rilisnya, Rabu, (7/10/2020).
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa pendaftaran program dana bantuan UKM dari Facebook dibuka dari 6 Oktober-13 Oktober 2020. Adapun, pelaku UKM tidak diwajibkan untuk memiliki akun di Facebook sebagai syarat pendaftaran.
Selain itu, dia mengatakan bahwa untuk memenuhi syarat pendaftaran, pelaku UKM wajib memiliki 2-50 karyawan, telah menjalani usaha lebih dari satu tahun, dan menghadapi kesulitan dikarenakan situasi pandemi.
“Untuk mengetahui lebih lanjut apakah UKM memenuhi syarat pendaftaran dan informasi tentang pendaftaran program dana bantuan, silahkan mengunjungi https://www.facebook.com/business/boost/grants,” ujarnya.
UKM Terpilih
Pieter mengatakan dalam inisiatif tersebut perusahaan bermitra dengan Deloitte Consulting dan Goodera. Hal ini dilakukan untuk meninjau pendaftar yang masuk, menyeleksi UKM, dan mendistribusikan dana bantuan kepada UKM terpilih.
“Facebook juga menyelenggarakan rangkaian webinar gratis untuk membantu para wirausaha membawa bisnis mereka ke ranah online dan beradaptasi dengan cepat,” ujarnya.
Selain itu, dia menjelaskan bahwa pemilik UKM dapat bergabung di Boost with Facebook, dimana mereka akan memperoleh saran dari para ahli dan sesama pemilik UKM, dan mengunjungi Business Resource Hub dari Facebook, yang berisikan tips, fitur, dan pelatihan daring gratis untuk membantu UKM tetap terhubung dengan para pelanggan.
“Pemilik UKM juga bisa mengakses Free Facebook Webinars dan mempelajari cara untuk membawa bisnis mereka ke ranah daring dan beradaptasi dengan cepat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
PBNU terus mematangkan persiapan Muktamar ke-34, Munas dan Konbes dijadwalkan Juli-Agustus 2026.
KPPN Wonosari ajak pemangku kepentingan tolak gratifikasi. Ini batasan yang masih diperbolehkan menurut aturan.
Pemerintah siapkan jutaan lapangan kerja dari hilirisasi, pangan, hingga ekonomi hijau. Ini sektor paling menjanjikan.
Kemenhub dorong Kertajati jadi pusat MRO nasional. Bandara ini diproyeksikan jadi hub penerbangan dan logistik.
PDAM Sleman petakan wilayah rawan air saat kemarau 2026. Godean hingga Pakem berpotensi alami tekanan rendah.
9 WNI relawan Gaza dibebaskan dari Israel. Pemerintah pastikan mereka dalam perjalanan pulang ke Indonesia.