Pendamping PKH Bantul Dibebani Target Luluskan 24 KPM dari Bansos
Dinsos Bantul menargetkan setiap pendamping PKH meluluskan 24 KPM dari bansos pada 2026 untuk mempercepat pengentasan kemiskinan.
Petugas mengemas hamper pesanan pelanggan di kawasan Yap Square, Rabu (13/4/2022)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA--Produk hamper kini berkembang menjadi gaya hidup masyarakat. Produk ini tidak hanya diminati oleh pasar korporasi tetapi juga perorangan. Pemesanan produk ini bahkan meningkat mencapai 50% menjelang Lebaran.
Swanika Chandra, pemilik salah satu produsen hamper bernama Swan\'s Souvenir mengatakan, hari besar keagamaan biasanya dimanfaatkan masyarakat untuk saling berbagi suvenir berbentuk hamper. Saat kembali ke kampung halaman, ada yang kurang rasanya jika tidak membawa buah tangan.
BACA JUGA: JNE Jogja Gulirkan Program Pemberdayaan Ekonomi Rumah Abon
Oleh karenanya, menjelang Lebaran mendatang pemesanan hamper di tempatnya meningkat mencapai 50% dibanding hari biasa. Hamper bertema keagamaan menjadi yang paling banyak dipesan oleh para pelanggan.
Peningkatannya bahkan sudah mulai dirasa sejak awal bulan puasa. "Kami juga meluncurkan Eid Mubarak Hampers Package, seri custom hamper terbaru yang berisikan puffy bag, travelling pray mat, Al-Qur\'an, coin purse, acrylic chain yang bisa di-custom dengan nama pemilik maupun nama korporasi, dust bag dan greeting card," kata Swanika, Rabu (13/4/2022).
Eid Mubarak Hampers Package ditawarkan dalam tiga varian yang sama cantiknya, yakni pink blossom, black emerald dan green savannah.
Paket hamper itu, kata dia, didesain secara khusus dengan bahan printed premium canvas yang ringan dan mudah dicuci. Dengan ukuran yang sangat proporsional untuk dijadikan tas tenteng, dimensi ukuran panjang atas 33 sentimeter (cm), panjang bawah 19 cm, lebar 19 cm dan tinggi 21 cm.
"Eid Mubarak Hampers Package ini adalah salah satu pilihan yang tepat untuk diberikan kepada sanak saudara, kerabat, rekan kerja, bahkan ke orang-orang terkasih dalam menyambut datangnya Hari Kemenangan," ujarnya.
BACA JUGA: Buset! Harga Emas 24 Karat Antam Tembus Rp1 Juta per Gram
Salah seorang pelanggan, Wiwik Dwi Hartarti menyebut, memberi hamper telah menjadi kebiasaannya saat ada hajatan ada momen tertentu di dalam keluarga, misalnya pernikahan, kelahiran anak atau lain sebagainya. Hamper disebutnya telah menjadi buah tangan yang sederhana dan membekas kepada orang yang diberi.
"Kebetulan anak saya yang bungsu mau menikah jadi cari hamper di sini," kata Wiwik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinsos Bantul menargetkan setiap pendamping PKH meluluskan 24 KPM dari bansos pada 2026 untuk mempercepat pengentasan kemiskinan.
BMKG menyebut El Nino 2026 telah masuk kategori kuat dan berpotensi menjadi sangat kuat, memicu kemarau lebih panjang di sejumlah wilayah Indonesia.
Dinsos Bantul menargetkan 5.112 KPM PKH graduasi pada 2026 melalui pendampingan agar mampu mandiri dan tidak lagi bergantung pada bansos.
John Herdman mengevaluasi kekalahan Timnas Indonesia dari Vietnam dan memastikan Marselino Ferdinan absen hingga akhir Piala AFF 2026.
BPJPH dan Uni Eropa membahas kesiapan implementasi Wajib Halal yang mulai berlaku Oktober 2026 serta kepastian regulasi bagi pelaku usaha.
Polres Bantul menyita 1.053 pil sapi dari seorang pemuda di Pandes II, Pleret. Kasus ini terungkap berkat laporan masyarakat.