Hiphop, Diplomasi yang Datang dari Jalanan
Program Next Level di Bantul menunjukkan jejak diplomasi hiphop sebagai medium ekspresi generasi muda dan dialog budaya lintas negara.
Ilustrasi rumah murah bersubsidi/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA--Bisnis properti di DIY dinilai terus berkembang. Tak hanya jual-beli rumah, beberapa bisnis lainnya turut berkembang, salah satunya adalah usaha jasa perbaikan dan perawatan rumah.
PHI Home Indonesia salah satunya. Anak perusahaan dari PT. Pradipta Bhumi Konstruksi kini menjadikan DIY sebagai salah satu market-nya.
"Kami didukung tenaga ahli yang profesional dan berpengalaman dalam melakukan perawatan dan renovasi rumah," kata Staf Public Relations PHI Home Indonesia, Okkie Hertriatna melalui rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis (26/5/2022).
BACA JUGA: 2022, Bisnis Properti di DIY Diprediksi Cerah
PHI Home Indonensia, kata Okkie, memilih DIY sebagai salah satu area market-nya lantaran pesatnya pertumbuhan properti. Tak hanya itu, perkembangan bisnis properti yang pesat tersebut ternyata juga diikuti banyaknya keluhan masyarakat terkait dengan ketersediaan tenaga ahli perawatan dan renovasi rumah.
"Itulah sebabnya, kami hadir untuk memudahkan masyarakat dalam perbaikan dan perawatan rumah," ucap Okkie.
Dia menegaskan PHI Home Indonesia memiliki tenaga ahli bidang konstruksi yang berpegalaman. "Kami menyediakan berbagai macam layanan perawatan rumah yaitu, masalah perpipaan, pintu, jendela, AC, dinding, cat, kelistrikan, plafon, kamar mandi, lantai, atap dan lainnya," imbuh dia.
Adapun untuk pemesanan jassa PHI Home Indonesia, kata Okkie, masyarakat cukup menghubungi nomor telepon 081363663657. Selain itu, pihaknya juga akan merilis laman resmi PHI Home Indonesia di www.phihomeindonesia.com pada 1 Juni mendatang. Sementara untuk aplikasi ponsel, masyarakat bisa mulai mengunduhnya via Playstore mulai 31 Juli mendatang.
"Jadi masyarakat bisa mengakses layanan kami cukup dengan ponsel, tim kami akan segera meluncur untuk melakukan pengecekan dan selanjutnya melakukan perbaikan serta perawatan sesuai dengan keluhan dari pelanggan," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bandung dan Jakarta siap menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 pada 23 September-3 Oktober dengan SUGBK dan Si Jalak Harupat.
BNPB menyebut kondisi kekeringan DIY masih relatif aman. Pemantauan krisis air dan hotspot terus dilakukan untuk mengantisipasi bencana.
Sensus Ekonomi 2026 dinilai penting sebagai dasar pemerintah menyusun kebijakan ekonomi dan mendorong keberlanjutan bisnis serta pertumbuhan usaha.
Pemkab Sleman menjamin biaya pengobatan enam korban tembok sekolah ambruk. Pembiayaan menggunakan JPS hingga Bapel Jamkesos.
Rupiah menguat ke Rp17.795 per dolar AS. IKK Juli 2026 masih optimistis meski turun tiga bulan beruntun.