Zero ODOL 2027 Diburu Waktu, Anggaran Kurang Rp92 Miliar
Pemerintah menargetkan Zero ODOL berlaku pada 2027, namun masih menghadapi kekurangan anggaran Rp92,9 miliar dan tantangan distribusi logistik nasional.
Pedagang menata telur di Pasar Benhil, Jakarta, Senin (13/4/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Harianjogja.com, JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) membenarkan adanya kenaikan harga pada komoditas pangan salah satunya telur yang telah mencapai lebih dari Rp30.000 per kilogram (kg) akibat kondisi logistik.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengungkapkan bahwa hal yang terjadi di lapangan adalah harga telur di tingkat peternak baik-baik saja, tetapi ketika sampai kepada konsumen justru melonjak.
“Harga telur harga ayam datar datar saja, tapi harga yang sampai di pasar di meja untuk di akan ini tiga kali lipat, ini berarti ada sistem logistik [tidak benar],” ujarnya dalam Sarasehan 100 Ekonom, Rabu (7/9/2022).
Sebelumnya harga telur sempat mengalami kenaikan karena keterbatasan stok akibat afkir dini yang dilakukan peternak dan harga pokok produksi (HPP) yang melonjak, bahkan sempat menyentuh Rp32.000/kg secara rerata nasional.
Baca juga: Urus Sertifikasi Halal, Pelaku UMKM DIY Butuh Pendampingan
Sementara pada hari ini, Kamis (8/9/2022) pukul 10.12 WIB, harga telur berangsur turun berada di angka Rp30.200 per kilogram (kg).
Pada kesempatan yang sama, Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bustanul Arifin yang fokus pada pertanian meminta kerja sama dari pemerintah daerah dalam menyelesaikan masalah logistik.
Mengacu pada kondisi di lapangan, banyak wilayah surplus dan defisit, sehingga membutuhkan logistik yang merata.
“Salah satu penyebab naiknya harga adalah logistik, value chain, saya usul kerja sama antar daerah jangan berpikir sendiri untuk ketersediaan suplai. Jadi pemda kerja sama,” ujarnya.
Sementara Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya telah meminta Pemda masing-masing daerah untuk menggelontorkan Dana Alokasi Umum (DAU) dalam kepentingan logistik untuk pangan.
Menurutnya, angka yang kecil untuk menutup biaya logistik dari satu wilayah ke wilayah lain di Indonesia, contohnya bawang merah yang harus dikirim dari Brebes ke Lampung, membutuhkan dana Rp3 juta untuk 1 truk.
"Paling itu seminggu, enggak mungkin habis 1 truk dihabiskan bawang merah, enggak mungkin. Satu komoditi. Mungkin nanti telur harganya naik ya pemda tutup biaya transportasinya. Mana yang banyak telur? Bogor, di Blitar, sudah biaya transportasinya tutup. Kalau semua pemda seperti itu, saya yakin inflasi kita akan bisa terjaga dengan baik," tutur Jokowi saat membuka acara tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Pemerintah menargetkan Zero ODOL berlaku pada 2027, namun masih menghadapi kekurangan anggaran Rp92,9 miliar dan tantangan distribusi logistik nasional.
Lionel Messi kembali ke Inter Miami usai sang ayah wafat, namun The Herons kalah dramatis 2-3 dari Leon di Leagues Cup 2026 dan tersingkir.
Saham Roblox anjlok 70% setahun, nilai pasar lenyap Rp1,2 triliun. CFO sebut kurang game viral dan perubahan algoritma jadi biang kerok. Simak selengkapnya.
Striker anyar PSIM Jogja Adrian Dalmau mengungkap perbedaan sepak bola Indonesia dan Spanyol. Jebolan akademi Real Madrid itu juga berbicara soal adaptasi cuaca
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te