Jadwal KRL Solo-Jogja Hari Ini 11 Agustus, Cek Lengkapnya
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 11 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan. Cek jadwal lengkap Palur-Yogyakarta dan tarif KRL Rp8.000.
Aktivitas di salah satu toko penjualan kain di kawasan Jalan Urip Sumoharjo, Kota Jogja, Senin (17/1/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Aktivitas perkuliahan dan kegiatan wisuda luring ternyata mempengaruhi permintaan tekstil di Jogja yang terus meningkat setelah sempat menurun dihantam pandemi. Musababnya, banyak mahasiswa di Jogja yang memborong tekstil untuk dijual di daerah asalnya dengan sistem reseller. Selain itu, kebutuhan wisuda luring juga memicu kenaikan permintaan tekstil.
Salah satu pusat penjualan tekstil seperti kain dengan beragam jenis dan harga dapat ditemukan di kawasan Jalan Urip Sumoharjo, Kota Jogja. Para mahasiswa maupun masyarakat yang membutuhkan kain, biasanya datang ke kawasan ini.
BACA JUGA : Musim Masuk Sekolah, Pelaku Industri Tekstil
Pengaruh Jogja sebagai Kota Pendidikan dengan banyak mahasiswa terhadap penjualan tekstil diakui oleh pemilik toko di Jalan Urip Sumoharjo, Zaara NX Tekstil, Rajiv Harkishore Lula. Ada ribuan mahasiswa diwisuda setiap tahun yang mereka selalu membutuhkan kain sebagai busana.
“Paling banyak kebutuhannya itu wisuda dan wedding, saat wisuda biasanya butuh baju. Kemudian mereka kuliah di sini, dapat jodoh di sini biasanya, akhirnya baju wedding-nya juga cari bahan di sini,” kata Rajiv, Senin (16/1/2023).
Selain itu, ia menemukan banyak mahasiswa yang mereka memiliki sistem usaha kecil-kecilan reseller kain. Mereka membeli kain di Jogja kemudian menjualnya di daerah asalnya atau memproduksi ulang menjadi pakaian untuk dijual dengan merek tersendiri. Distribusi ini justru makin banyak karena mereka menyebarkannya ke berbagai kota di Indonesia seperti Kalimantan dan Sumatra.
“Bahan seperti konveksi, reseller, mereka bikin seperti hijab, butik, mereka rata-rata kuliah di sini sekalian berusaha dari bahan tekstil dijual lagi ke teman-temannya,” katanya.
BACA JUGA : Industri Tekstil DIY Belum Ada yang Gulung Tikar
Selama pandemi Covid-19 terjadi penurunan omzet hingga 60%, akan tetapi hingga awal 2023 ini mulai terjadi peningkatan penjualan hingga 80%. Aktivitas pendidikan dan wisata menjadi faktor untuk peningkatan penjualan. Sejalan dengan itu, ia membuka toko baru yang berada di Jalan Urip Sumoharjo dengan menyediakan kain dengan harga mulai dari Rp1.000 hingga Rp1,8 juta per meter.
“Kami akan menghadirkan artis-artis terkenal selama empat hari berturut untuk pembukaan. Mulai dari Soimah, Cabaret Show oleh Mamuk Jogja, Raffi Ahmad, dan Ivan Gunawan. Kebutuhan tekstil yang biasanya dicari di Jakarta biasa didapatkan langsung di Jogja dengan harga terjangkau,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 11 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan. Cek jadwal lengkap Palur-Yogyakarta dan tarif KRL Rp8.000.
DPRD Kota Jogja meminta penyaluran bansos beras tak hanya terpaku DTSEN agar warga yang baru jatuh miskin tidak terlewat.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.