Menko PMK Minta DIY Dukung Gerakan RANA untuk Anak
Menko PMK Pratikno minta dukungan DIY untuk Gerakan RANA. Fokus pada ruang aman anak, pendidikan inklusif, dan kesehatan mental.
Evi Martiani./Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, JOGJA — Vice President (VP) Bank Mandiri Area Yogyakarta, Evi Martiani berupaya membuat relasi kerja yang lebih cair dengan karyawannya. Relasi yang lebih mirip antara ibu dan anak, dia jalin melalui kegiatan jogging dan bersepeda bersama.
Pola interaksi yang tidak kaku sudah diterapkan Evi sejak masih bertugas di Surabaya. Menurutnya di dalam hidup, harus seimbang antara bekerja dan bersenang-senang. Kebetulan hobinya adalah jalan kaki dan bersepeda.
Sehari-hari sebelum mulai bekerja dia menyempatkan diri mengajak karyawannya yang tinggal tidak jauh dari rumah dinasnya untuk jogging tiga sampai lima kilometer.
Selain jogging, sesekali dia juga mengajak karyawannya bersepeda, sehingga lebih bisa melihat potensi-potensi sekitar. "Ini penting banget, jadi hubungan dengan karyawan kalau saya pegangannya bukan antara atasan dan bawahan, karena saya seorang ibu ya saya ingin anak-anak di kantor nganggep saya kayak orang tuanya," ucapnya kepada Harianjogja.com, beberapa hari lalu.
BACA JUGA: Resmi Jadi Wali Kota Semarang, Ini Profil Hevearita Gunaryanti Rahayu
Sewaktu-waktu ada masalah, kata Evi, mereka bisa datang untuk cerita, curhat, ataupun diskusi. Dalam satu tahun paling tidak dia berkeliling tiga kali ke kantor-kantor cabang. Tujuannya agar karyawan yang bekerja di Bank Mandiri merasa punya kedekatan dengannya.
"Sudah lama hobi [sepeda] cuma sepedaan aja bukan yang jadi atlet. Fun-fun aja. Spesialis tikungan, tikungan pecel, gudeg, apa-apa berhenti," turunnya sambil ketawa.
Bagi dia, April lalu adalah bulan yang istimewa. Betapa tidak, di bulan itulah, diperingati Hari Kartini. Bagi dia, RA Kartini adalah pahlawan yang sangat berjasa. Tidak hanya baginya, tapi bagi seluruh perempuan Indonesia. Tanpa perjuangan RA Kartini, menurutnya mungkin saja ia tidak akan berada di posisinya saat ini.
"Saya enggak akan pernah ada di sini. Dan mungkin saya enggak pernah mimpi jadi pimpinan Bank Mandiri area Yogyakarta. Bisa sekolah, menuntut ilmu, dan berkarir setinggi-tingginya. Ini benar-benar karena jasa RA Kartini," ujar dia.
Lebih lanjut dia menyampaikan, sebagai perempuan meski dari sisi karier sudah mencapai puncaknya, namun jangan sampai lupa akan kodrat. Yakni menjadi istri dan menjadi seorang ibu.
"Harus seimbang, harus bisa mendudukkan peran. Mana saat ada di dunia pekerjaan dan rumah tangga bersama anak-anak harus balance."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menko PMK Pratikno minta dukungan DIY untuk Gerakan RANA. Fokus pada ruang aman anak, pendidikan inklusif, dan kesehatan mental.
KPK mengungkap dugaan modus "uang asalamualaikum" dalam kasus gratifikasi pengadaan barang dan jasa di MPR RI. Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono diduga meminta fee.
Indonesia dan India memulai kerja sama pemugaran 54 candi perwara di kompleks Prambanan. Proyek konservasi ini ditargetkan memperkuat pelestarian warisan budaya
Film horor 402 Rumah Sakit Angker Korea tayang 9 Juli 2026! Adaptasi dari Gonjiam Haunted Asylum, dibintangi Arbani Yasiz & kawan-kawan. Simak sinopsis & daftar
OpenAI luncurkan GPT-Live, AI suara full-duplex yang bisa ngobrol seperti manusia. Lebih canggih dari Gemini Live? Simak keunggulannya!
Singapura menjadi kota paling layak huni di Asia Tenggara versi Monocle 2026 dan menempati peringkat ke-14 dunia berkat keamanan, stabilitas, dan kemudahan beru