PSEL Piyungan Beroperasi Akhir 2028, Investasi Capai Rp2 Triliun
PSEL Piyungan diperkirakan membutuhkan investasi Rp2 triliun dan ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2028 untuk mengolah 1.000 ton sampah per hari.
Ilustrasi inflasi/ekonomi - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan DIY memproyeksikan tren pertumbuhan ekonomi positif berlanjut sampai Triwulan II 2023 dengan kisaran 4,6-5,4% year on year (yoy).
BACA JUGA: Pertumbuhan Ekonomi DIY Diprediksi Terus Tumbuh
Kepala BI DIY, Budiharto Setyawan mengatakan berkaitan dengan hal tersebut ada beberapa risiko yang perlu diperhatikan. Di antaranya progres pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN), dinamika perekonomian global, serta risiko El Nino pada inflasi dan penurunan produksi pertanian.
"Ke depan kami memperkirakan akselerasi pertumbuhan ekonomi DIY masih berlanjut di triwulan II dan secara keseluruhan tahun berada pada kisaran 4,6-5,4% yoy," ucapnya, Sabtu (6/5/2023).
Menurutnya kolaborasi, inovasi, dan sinergi di antara para pihak perlu diperkuat untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi DIY. Pada triwulan I, kata Budiharto, pertumbuhan ekonomi DIY masih melanjutkan pertumbuhan positif di atas 5%.
Pertumbuhan ekonomi DIY 0,76% secara quarter to quarter (qtq) atau secara tahunan year on year (yoy) 5,31%. Masih lebih rendah dibandingkan triwulan IV 2022 yang mencapai 5,53% yoy. Namun capaian ini menjadi yang tertinggi se-Jawa 4,96% yoy dan nasional 5,03% yoy.
"Dari sisi pengeluaran pertumbuhan ekonomi ditopang oleh menguatnya kinerja konsumsi rumah tangga sebesar 4,77% yoy yang mampu lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya 3,33% yoy."
Pertumbuhan tertahan oleh kinerja ekspor luar negeri yang melambat -17,34% dari sebelumnya -8,15% di triwulan IV 2022 dampak dari menurunnya permintaan global. Kontraksi ekspor lebih dalam tertahan oleh masih kuatnya permintaan domestik yang mampu menopang kinerja ekspor antar daerah hingga 71,47% yoy melampaui net ekspor antar daerah triwulan sebelumnya yang terkontraksi -72,13% yoy.
"Dari sisi lapangan usaha (LU), pertumbuhan ekonomi DIY triwulan I 2023 ditopang menguatnya kinerja LU informasi dan komunikasi 5,47% lebih tinggi dibandingkan sebelumnya 4,58% yoy," lanjutnya.
Sebelumnya, Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengatakan secara quarter to quarter (qtq) dibandingkan triwulan IV 2022 masih tumbuh 0,76%, masih lebih baik dibandingkan nasional yang mengalami kontraksi sebesar 0,92%.
"Triwulan I pertumbuhan ekonomi DIY mencapai 5,31% atau masih lebih tinggi dari nasional 5,03% secara yoy. Pertumbuhan qtq triwulan I 2023 dibandingkan triwulan IV 2022 positif 0,76%," ucapnya dalam konferensi pers.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSEL Piyungan diperkirakan membutuhkan investasi Rp2 triliun dan ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2028 untuk mengolah 1.000 ton sampah per hari.
Manuel Neuer isyaratkan pensiun akhir musim 2026/2027. Kiper 40 tahun itu katakan kemungkinan besar gantung sarung tangan. 13 Bundesliga & 2 UCL!
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.