Advertisement

Pertumbuhan Ekonomi DIY Diprediksi Terus Tumbuh

Herlambang Jati Kusumo
Senin, 08 Agustus 2022 - 03:37 WIB
Sirojul Khafid
Pertumbuhan Ekonomi DIY Diprediksi Terus Tumbuh Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. - IST

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan DIY memproyeksi pertumbuhan ekonomi akan terus berlanjut. Pada Triwulan II 2022, ekonomi DIY tumbuh 5,20%.

Kepala BI DIY, Budiharto Setyawan mengatakan di triwulan II 2022 tumbuh lebih tinggi jika dibanding triwulan I 2022 sebesar 2,91%. “Kinerja positif ini dipengaruhi oleh meredanya kasus Covid-19 selama triwulan II 2002 yang disertai dengan pelonggaran mobilitas masyarakat,” kata Budiharto, Sabtu (6/8/2022).

Berdasarkan google mobility index, tren mobilitas sampai dengan juli 2022 untuk tempat-tempat retail dan rekreasi, serta taman bernilai positif masing-masing +11,69 dan +45,31 dari baseline.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

“Perkembangan ini mendukung aktivitas pariwisata DIY yang selanjutnya mendorong pertumbuhan Lapangan Usaha terkait seperti transportasi dan pergudangan, akomodasi hotel dan restoran, perdagangan, industri pengolahan, serta jasa lainnya. Sementara dari sisi pengeluaran, perkembangan ini mendukung membaiknya penghasilan masyarakat yang berimbas pada peningkatan konsumsi,” ujar Budiharto.

BACA JUGA: BPS: Ekonomi Jateng Kuartal II 2022 Tumbuh 5,66%

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi DIY ditopang oleh peningkatan konsumsi rumah tangga dan ekspor luar negeri. Konsumsi rumah tangga tumbuh sebesar 2,10% (yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan triwulan sebelumnya yang tercatat sebesar 1,91% (yoy).

Kinerja positif tersebut didorong oleh peningkatan mobilitas masyarakat seiring dengan momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan libur sekolah pada triwulan II 2022. Sementara ekspor luar negeri tumbuh sebesar 15,98% (yoy), ditopang peningkatan ekspor produk industri tekstil, barang dari kayu, dan industri barang dari plastik serta ekspor jasa sejalan dengan naiknya kunjungan wisatawan mancanegara maupun domestik.

“Sementara itu, pertumbuhan yang lebih tinggi tertahan oleh konsumsi pemerintah yang terkontraksi -0,05% (yoy) sejalan dengan menurunnya tunjangan kesehatan selaras dengan membaiknya kondisi pandemi Covid-19,” ujarnya.

Dari sisi Lapangan Usaha (LU), sektor-sektor terkait aktivitas pariwisata mengalami akselerasi pertumbuhan. LU jasa lainnya, transportasi dan pergudangan, serta akomodasi dan makan minum tumbuh lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya dan menjadi penopang pertumbuhan ekonomi DIY triwulan II 2022.

Advertisement

Peningkatan wisatawan sejalan dengan pelonggaran mudik dan kegiatan perkuliahan sudah kembali dilakukan tatap muka secara bertahap membuat LU transportasi dan pergudangan serta penyediaan akomodasi dan makan minum tumbuh lebih tinggi daripada triwulan sebelumnya yang secara berturut-turut sebesar 23,19% (yoy) dan 9,06% (yoy) dari 17,80% (yoy) dan 2,87% (yoy).

Perkembangan ini terkonfirmasi dari peningkatan kapasitas angkut kereta api yang mencapai 100% untuk KA Antarkota, 70% untuk KA Aglomerasi dan Lokal, serta 60% untuk KA Komuter. Selain itu LU Pertanian, Kehutanan dan Perkebunan juga mendukung kinerja ekonomi DIY triwulan II 2022.

BACA JUGA: Jasa Keuangan Tetap Mendominasi Aduan yang Diterima YLKI

Advertisement

Peningkatan kinerja LU Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan terjadi seiring dengan berlangsungnya panen raya di awal triwulan II 2022. Tercatat LU pertanian, kehutanan, tumbuh 1,04% (yoy) pada triwulan II 2022.

Pertumbuhan Ekonomi Berlanjut

Budiharto mengatakan ke depan, prospek pemulihan ekonomi diperkirakan masih akan berlanjut. Diketahui sebelumnya, BI DIY memproyeksi pertumbuhan ekonomi di DIY pada 2022 sebesar 4,9% - 5,7% (yoy).

“Namun demikian terdapat beberapa risiko yang perlu diwaspadai, antara lain masih berlangsungnya krisis pangan dan energi akibat ketegangan geopolitik, disrupsi rantai pasok, serta peningkatan kasus Covid-19,” ucap Budiharto.

Advertisement

Berkenaan dengan itu, Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi DIY yang tengah terjadi.

BACA JUGA: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Lebih tinggi daripada China dan Amerika Serikat

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Fasilitasi Pencari Kerja, UNY Gelar Career Expo

Sleman
| Jum'at, 30 September 2022, 03:27 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement