Selama Januari-Maret 2024, PPATK Endus 1,44 Juta Transaksi Janggal di Perbankan
Sebanyak 324.058 laporan transaksi keuangan mencurigakan (LTKM) selama periode Februari 2021-Maret 2024 ditemukan oleh PPATK
Ilustrasi badai PHK yang menerjang perusahaan teknologi dan startup. Dok. JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA—Belakangan ini, Indonesia telah menyaksikan fenomena yang dikenal sebagai tech winter atau musim dingin teknologi, di mana pasar teknologi mengalami penurunan secara keseluruhan.
Bahkan, banyak perusahaan rintisan atau startup yang dilakukan para pemula bisnis melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal hingga terpaksa menutup operasional mereka atau mengalami kesulitan keuangan yang signifikan.
Dewan Komisioner Diplomat Success Challenge Season 14, Helmy Yahya menyebut tren startup kala pandemi Covid-19 memang menjadi semacam perlombaan di antara para pemula bisnis.
Pasalnya, mereka menilai kebutuhan dan perilaku konsumen secara signifikan berubah, di startup ini pun mengidentifikasi diri dan menilai peluang bisnis ini sangatlah besar.
“Mereka menilai secara mentah bahwa semua orang membutuhkan layanan tanpa keluar rumah. Padahal, seharusnya secara fundamental dikuatkan, Bukan hanya ikut-ikutan,” jelasnya
BACA JUGA: Silicon Valley Bank Ditutup, Bagaimana Nasib Start Up di DIY?
Melihat kebutuhan pasar sebelum memulai bisnis startup menjadi hal yang penting agar sebuah startup berkembang dan bertumbuh menjadi ekosistem yang bermanfaat bagi masyarakat. “Hati-hati, 80 persen sampai 90 persen startup gagal saat merintis, karena tidak melihat kebutuhan pasar yang ada,” jelasnya.
Helmy pun menambahkan soal bagaimana dirinya memprediksi soal faktor yang menjadi penyumbang dari banyaknya perusahaan teknologi yang gulung tikar.
“Kata kuncinya itu haruslah unik. Jangan cuma ikut arus dan latah. Lagi ada edutech semua edutech, lagi ada fintech semua fintech. Butuh pembeda,” ujarnya, Selasa (13/6/2023).
Tak hanya itu, baginya literasi keuangan yang lemah menambah daftar deret penyebab gagalnya sebuah perusahaan rintisan.
Maka dari itu, peran Chief Financial Officer (CFO) dalam sebuah perusahaan memang sangat krusial. Di mana, dirinya harus mampu bertanggung jawab atas pengelolaan keuangan perusahaan dan membuat keputusan strategis yang berkaitan dengan aspek keuangan.
“Saya pernah mewawancarai salah satu startup. Ternyata, mereka pilih CFO-nya asal banget, enggak tau soal arus kas, valuasi, itu kan riskan sekali,” ungkapnya.
Sementara itu, terlepas dari sektor bisnis teknologi, Ketua Dewan Komisioner Diplomat Success Challenge Surjanto Yasaputera menyampaikan kini segala bisnis tertantang soal pendanaan.
Menurutnya, mendapatkan akses ke sumber pendanaan yang memadai bisa menjadi sulit bagi banyak bisnis, terutama yang baru didirikan atau beroperasi dalam industri yang kompetitif.
Menarik minat investor dan meyakinkan mereka untuk berinvestasi pun membutuhkan upaya yang signifikan, termasuk membangun hubungan yang kuat, menyusun presentasi yang meyakinkan, dan memiliki rencana bisnis yang matang.
"Ketidakpastian ekonomi menjadi salah satu faktor yang membuat investor menjadi lebih hati-hati dalam mengalokasikan dana mereka,” jelas Surjanto.
Sumber: Bisnis.com
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Sebanyak 324.058 laporan transaksi keuangan mencurigakan (LTKM) selama periode Februari 2021-Maret 2024 ditemukan oleh PPATK
Prabowo siapkan satgas deregulasi untuk memangkas izin usaha yang dinilai terlalu lama demi memperkuat investasi di Indonesia.
BKPM menilai surat Kadin China di Indonesia sebagai masukan positif terkait tantangan iklim investasi dan hilirisasi di Indonesia.
Polisi memastikan kasus yang dikira klitih di Pengasih Kulonprogo ternyata duel remaja akibat masalah pribadi yang diduga terkait asmara.
Presiden Prabowo menyebut masih ada ribuan triliun kekayaan negara yang harus diselamatkan dari praktik pencurian aset nasional.
Pakar Forensika Digital UII menilai markas judi online internasional di Jakarta menjadi ancaman serius cybercrime bagi Indonesia.