GAS Fest 2026 Hadirkan Panggung Lintas Genre, Dihadiri Ribuan Penonton
GAS Fest 2026 di Stadion Mandala Krida Jogja menghadirkan TIPE-X, Aftershine, Dipha Barus hingga Mentik Wangi dalam konser lintas genre.
Peresmian kantor cabang Public Gold di Jogjakarta. Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA— Perusahaan jual beli emas batangan 24 Karat Public Gold Indonesia melebarkan sayap dengan membuka kantor cabang di Jogjakarta, Rabu (14/6/2023). Ini menjadi kantor cabang kelima yang dibuka oleh Public Gold.
Pendiri dan CEO Public Gold Group, Dato Wira Louis Ng menyampaikan Public Gold yang merintis usaha di Malaysia jumlah konsumennya bertumbuh hingga 50.000 setiap harinya. Pada 2030 Public Gold menargetkan bisa mendapat 10 juta konsumen.
BACA JUGA: Ngeri! 4 Tahun, Masyarakat Rugi Rp126 Triliun karena Investasi Bodong
"Kami ingin masyarakat tahu kualitas emas, harga emas untuk investasi. Masyarakat selama ini masih banyak yang belum tahu tentang emas. Investasi cabang Jogja ini sampai 100 tahun minimal. Jadi kami pastikan keamanan serta konsistensi kami," paparnya.
Country Manager PT Public Gold Indonesia, Riana Dewi Rifayani mengatakan melalui pembukaan kantor baru ini Public Gold berharap bisa memberikan kesempatan bagi masyarakat Indonesia khususnya di Jogjakarta untuk memiliki investasi emas.
"Sudah ada cabang di Bandung, Jakarta dan Banjarbaru. Setelah Yogyakarta kami akan ke Semarang.Tahun ini kami ingin membuka 8 cabang lainnya di Indonesia," ucapnya.
Menurutnya, salah satu yang istimewa dari produk emas Public Gold adalah emas batangan berciri khas Indonesia. Mulai dari seri batik, seri hewan langka seperti Komodo, Cendrawasih juga seri cagar budaya seperti Candi Borobudur.
"Ke depan kami juga berencana menerbitkan batik khas dari Jogja, seperti Sinom Parijotho (Sleman) atau Geblek Renteng (Kulonprogo)," ujarnya.
BACA JUGA: Mau Masuk Obligasi Korporasi? Perhatikan Masalah Ini
Asisten Sekda DIY Bidang Perekonomian dan Pembangunan DIY, Tri Saktiyana menyampaikan apresiasi atas pembukaan kantor cabang kelima di Jogjakarta ini. Kehadiran kantor cabang ini diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat.
"Kami percaya Public Gold punya integritas dan harapannya bisa dijaga agar masyarakat Yogyakarta tertarik berinvestasi emas."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
GAS Fest 2026 di Stadion Mandala Krida Jogja menghadirkan TIPE-X, Aftershine, Dipha Barus hingga Mentik Wangi dalam konser lintas genre.
Gudang pabrik pengolahan bambu di Pleret, Bantul, terbakar hingga menimbulkan kerugian lebih dari Rp1 miliar. Polisi masih menyelidiki penyebabnya.
Dua pekerja proyek ditetapkan sebagai tersangka dugaan pencurian kabel instalasi listrik di pabrik tekstil Karanganyar usai memanfaatkan akses kerja.
Kubu Don Ritto berencana mengajukan praperadilan atas penyitaan emas 74 kilogram dan valas dalam perkara yang menyeret eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
RANS menerima pengunduran diri Direktur Grandy Prajayakti. Perseroan memastikan operasional tetap berjalan normal dan akan menggelar RUPS.
Kemnaker menargetkan 300 ribu peserta Pelatihan Vokasi Nasional pada 2026 untuk mencetak SDM siap kerja sesuai kebutuhan industri.