Cerita Friderica Widyasari saat Ditunjuk Pjs Ketua dan Waka DK OJK
Friderica Widyasari Dewi ditunjuk sebagai Pjs Ketua dan Wakil Ketua DK OJK usai mundurnya pimpinan OJK di tengah gejolak pasar saham.
Pelayanan pengisian BBM di SPBU sejumlah Jawa Tengah dan DIY./Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA—Pertamina Patra kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax Series dan Dex Series.
Per 1 Januari 2024, harga Pertamax Series dan Dex Series turun untuk wilayah Jawa dan wilayah dengan besaran pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sebesar 5%.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting menyampaikan penyesuaian harga dilakukan mengikuti tren fluktuasi harga rata-rata publikasi minyak dunia, yakni harga publikasi Mean of Platts Singapore (MOPS)/Argus serta nilai tukar mata uang rupiah.
“Perubahan berkala menyesuaikan fluktuasi harga pada periode tanggal 25 hingga tanggal 24 pada bulan sebelumnya. Perubahan harga sesuai tren fluktuasi hal wajar dan boleh dilakukan oleh seluruh badan usaha sesuai regulasi yang berlaku,” kata Irto dalam keterangan resminya, Senin (1/1/2024).
Irto menuturkan, harga minyak dunia sedang dalam tren menurun sehingga harga jual produk BBM nonsubsidi Pertamina yakni Pertamax Series dan Dex Series kembali turun berlaku 1 Januari 2024, setelah sebelumnya turun harga pada Desember 2023.
Dengan begitu, maka harga Pertamax akan disesuaikan menjadi Rp12.950 per liter dari Rp13.350, Pertamax Green 95 menjadi Rp13.900 dari Rp14.900 per liter, dan Pertamax Turbo menjadi Rp 14.400 dari Rp 15.350 per liter.
BACA JUGA: Konsumsi LPG da BBM di DIY Meningkat Selama Libur Nataru, Ini Rinciannya
Lalu, harga Dexlite menjadi Rp14.550 dari Rp15.550 per liter, dan Pertamina Dex menjadi Rp15.100 dari Rp16.200 per liter.
Adapun, penetapan harga baru ini sudah sesuai dengan formula penetapan harga sesuai Kepmen ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 tentang formulasi harga JBU atau BBM nonsubsidi.
“Jadi, evaluasi harga sudah mengacu pada tren fluktuasi harga minyak dunia MOPS atau Argus dan perhitungannya sudah mengikuti formulasi harga dalam Kepmen ESDM, memang perubahan berkala harga BBM non subsidi akan selalu terjadi,” tuturnya.
Pertamax - dari Rp13.350 per liter menjadi Rp12.950 per liter.
Pertamax Green 95 - dari Rp14.900 per liter menjadi Rp13.900 per liter
Pertamax Turbo - dari Rp15.350 per liter menjadi Rp14.400 per liter
Dexlite - dari Rp15.550 per liter menjadi Rp14.550 per liter
Pertamina Dex - dari Rp16.200 per liter menjadi Rp15.100 per liter
*untuk wilayah Jawa dan wilayah dengan besaran pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sebesar 5% per 1 Januari 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Logo HUT Ke-81 RI dipilih melalui pemungutan suara publik yang diikuti 68.569 peserta. Desain karya Fajar Novario menjadi pemenang.
Harga iPhone 15 di iBox turun pada Juli 2026. Simak spesifikasi, besaran penurunan, dan daftar harga terbaru seluruh seri iPhone.
Sidang dugaan suap Sudewa mengungkap kesaksian Ketua Kadin Kota Surakarta yang mengaku menyerahkan Rp125 juta melalui seorang perantara.
Penjualan seragam sekolah di Jogja melonjak menjelang tahun ajaran baru. Omzet toko mencapai Rp15 juta per hari seiring membludaknya pembeli.
Perempuan Bangsa DIY menggelar Muswil sebagai langkah awal konsolidasi organisasi dan penguatan kader untuk menghadapi Pemilu 2029.