El Nino Mulai Diwaspadai, Bulog DIY Perkuat Cadangan Beras
Bulog Yogyakarta memastikan stok beras DIY aman mencapai 87 ribu ton di tengah ancaman El Nino dan musim kering 2026.
Ilustrasi uang rupiah - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—DIY menjadi salah satu kota tujuan mudik di Indonesia. Banyaknya pemudik tersebut dinilai akan berdampak pada peningkatan uang beredar yang muaranya bisa mengerek perekonomian di daerah.
Ekonom Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Y. Sri Susilo mengatakan banyaknya pemudik ke DIY akan berdampak pada peningkatan uang beredar.
Menurutnya uang beredar layaknya oli bagi mesin, sebagai alat pendorong pertumbuhan ekonomi di DIY. Selama jumlah uang beredar masih terkendali dampaknya akan positif. Ia menyebut tambahan pengunjung ke DIY berdampak pada peningkatan konsumsi hingga penginapan.
Pemudik membelanjakan uangnya ke situ. "Mereka datang, belanja, tidur, hiburan, dan beli oleh-oleh di DIY," ucapnya, beberapa waktu lalu.
Meski berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi, namun ada ongkos yang harus dibayar oleh DIY. Salah satunya dampak kemacetan. "Jadi ini perlu dihitung, yang jelas tambahan uang beredar dari pendatang akan menambah perputaran uang di DIY," tuturnya.
Di sisi lain, kata Sri, dampak yang harus jadi perhatian bersama adalah inflasi di bulan April 2024. Ia memperkirakan akan lebih tinggi dari Maret 2024. "Potensinya itu. Kan konsekuensi uang beredar, di sisi lain inflasi, wajar."
BACA JUGA: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tertinggi di Dunia
Sebelumnya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY, Ibrahim mengaku telah menyediakan uang kartal Rp5,5 triliun terdiri dari penarikan bank (outflow) dari BI Rp4,5 triliun dan Transaksi Uang Kartal Antarbank (TUKAB) Rp1 triliun untuk memenuhi kebutuhan Lebaran.
Menurutnya jumlah uang kartal tersebut meningkat 5,8% (year-on-year/yoy) dari tahun lalu Rp5,2 triliun (outflow BI dan TUKAB).
Kenaikan ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kunjungan wisatawan pada saat libur Lebaran 2024 di DIY. "Memang ini masih estimasi, semoga masih bisa dijaga sesuai perkiraan masing-masing bank yang sebelumnya sudah masukkan ke kami. Rp5,5 triliun tadi kalau dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu naik 5,8 persen.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bulog Yogyakarta memastikan stok beras DIY aman mencapai 87 ribu ton di tengah ancaman El Nino dan musim kering 2026.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
OJK mencatat pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,82% menjadi Rp716,40 triliun hingga Maret 2026.
Prabowo menyebut 1.061 Koperasi Merah Putih berhasil dioperasikan dalam tujuh bulan untuk memperkuat ekonomi desa.
BPBD Temanggung memetakan 12 kecamatan rawan kekeringan pada musim kemarau 2026 dan menyiapkan distribusi air bersih.