El Nino Mulai Diwaspadai, Bulog DIY Perkuat Cadangan Beras
Bulog Yogyakarta memastikan stok beras DIY aman mencapai 87 ribu ton di tengah ancaman El Nino dan musim kering 2026.
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi./IST
Harianjogja.com, JOGJA—Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY memberikan respons positif atas kenaikan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 6,25%.
Ketua Komtap Pembinaan dan Pengembangan Sekretariat Kadin DIY, Timotius Apriyanto mengatakan ini adalah keputusan moderat yang bijaksana. Dia mulanya memperkirakan suku bunga bisa naik menjadi 6,5%, namun BI mengambil keputusan 6,25%. Kenaikan suku bunga ini, kata Timotius, diharapkan bisa menjadi sweetener atau daya tarik pemodal.
Sementara dampak negatif yang perlu diwaspadai menurutnya kenaikan bunga kredit. Sehingga pelaku ekonomi akan mengalami kesulitan dalam melakukan pembayaran kredit.
"Kenaikan suku bunga 25 basis poin masih bijaksana. Tidak mungkin tidak ada kebijakan di tengah tekanan global yang kuat," ucapnya, Kamis (25/4/2024).
Baca Juga
Kenaikan BI-Rate Bakal Berdampak Positif untuk Pasar Modal Lokal
BI Naikkan Suku Bunga Acuan 25 Basis Poin Jadi 6,25%
Transaksi Rupiah di Lintas Negara Naik 100 Persen
Menurutnya, saat ini hampir semua industri sedang lesu. Secara tidak langsung kenaikan suku bunga ini akan memicu inflasi. Kenaikan suku bunga ini perlu dilihat dampaknya pada rupiah dan stabilitas makroprudensial.
Diharapkan menjadi kebijakan yang memberikan sentimen positif. Sebab bisa memengaruhi orang untuk menabung, deposito, membeli Surat Berharga Negara (SBN) dan lainnya.
Lebih lanjut dia mengatakan di sisi lain saat ini masih ada pelaku UMKM yang kesulitan jika ada penyesuaian bunga kredit. Ia memperkirakan pertumbuhan ekonomi bisa terkoreksi di bawah 5%.
"Dampak secara langsung jadi beban tambahan bagi pengusaha yang punya kredit," jelasnya.
Dia menyebut keputusan yang diambil BI ini juga bisa berdampak pada peningkatan kredit macet. Kemudian jika industri juga harus melakukan efisiensi di sektor ketenagakerjaan kemungkinan bisa jadi ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK). Namun, Timotius menekankan, ia menghargai keputusan yang diambil BI.
"Jangan diartikan naiknya suku bunga BI sebagai kebijakan yang tidak populis, ini kebijakan yang harus diambil," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bulog Yogyakarta memastikan stok beras DIY aman mencapai 87 ribu ton di tengah ancaman El Nino dan musim kering 2026.
Jadwal bus KSPN Malioboro ke Pantai Ndrini dan Obelix Sea View Rabu 20 Mei 2026, lengkap dengan rute dan tarif.
Mentan Andi Amran Sulaiman memecat ASN Kementan terkait dugaan penyelewengan anggaran Rp500 juta. Pegawai tersebut kini berstatus DPO.
Gunung Ibu di Halmahera Barat kembali erupsi. Badan Geologi memperluas radius aman hingga 3,5 kilometer ke arah kawah aktif utara.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress hari ini Rabu 20 Mei 2026 lengkap dengan rute Stasiun Tugu-YIA, tarif Rp50.000, dan jam keberangkatan terbaru.
Guru Besar UII Suparman Marzuki menawarkan transformasi berbasis memori untuk penyelesaian pelanggaran HAM berat di Indonesia.