Ekspor DIY Tumbuh 8,74 Persen, Pemda Bidik Australia dan China
Ekspor DIY Januari-Juli 2026 tumbuh 8,74% menjadi US$352,58 juta. Pemda DIY mendorong perluasan pasar ke Australia dan China.
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi./IST
Harianjogja.com, JOGJA—Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY memberikan respons positif atas kenaikan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 6,25%.
Ketua Komtap Pembinaan dan Pengembangan Sekretariat Kadin DIY, Timotius Apriyanto mengatakan ini adalah keputusan moderat yang bijaksana. Dia mulanya memperkirakan suku bunga bisa naik menjadi 6,5%, namun BI mengambil keputusan 6,25%. Kenaikan suku bunga ini, kata Timotius, diharapkan bisa menjadi sweetener atau daya tarik pemodal.
Sementara dampak negatif yang perlu diwaspadai menurutnya kenaikan bunga kredit. Sehingga pelaku ekonomi akan mengalami kesulitan dalam melakukan pembayaran kredit.
"Kenaikan suku bunga 25 basis poin masih bijaksana. Tidak mungkin tidak ada kebijakan di tengah tekanan global yang kuat," ucapnya, Kamis (25/4/2024).
Baca Juga
Kenaikan BI-Rate Bakal Berdampak Positif untuk Pasar Modal Lokal
BI Naikkan Suku Bunga Acuan 25 Basis Poin Jadi 6,25%
Transaksi Rupiah di Lintas Negara Naik 100 Persen
Menurutnya, saat ini hampir semua industri sedang lesu. Secara tidak langsung kenaikan suku bunga ini akan memicu inflasi. Kenaikan suku bunga ini perlu dilihat dampaknya pada rupiah dan stabilitas makroprudensial.
Diharapkan menjadi kebijakan yang memberikan sentimen positif. Sebab bisa memengaruhi orang untuk menabung, deposito, membeli Surat Berharga Negara (SBN) dan lainnya.
Lebih lanjut dia mengatakan di sisi lain saat ini masih ada pelaku UMKM yang kesulitan jika ada penyesuaian bunga kredit. Ia memperkirakan pertumbuhan ekonomi bisa terkoreksi di bawah 5%.
"Dampak secara langsung jadi beban tambahan bagi pengusaha yang punya kredit," jelasnya.
Dia menyebut keputusan yang diambil BI ini juga bisa berdampak pada peningkatan kredit macet. Kemudian jika industri juga harus melakukan efisiensi di sektor ketenagakerjaan kemungkinan bisa jadi ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK). Namun, Timotius menekankan, ia menghargai keputusan yang diambil BI.
"Jangan diartikan naiknya suku bunga BI sebagai kebijakan yang tidak populis, ini kebijakan yang harus diambil," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekspor DIY Januari-Juli 2026 tumbuh 8,74% menjadi US$352,58 juta. Pemda DIY mendorong perluasan pasar ke Australia dan China.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.