Menguap Ternyata Membantu Membersihkan dan Mengatur Cairan Otak
Penelitian terbaru mengungkap bahwa menguap membantu mengatur cairan otak, menjaga suhu tubuh, hingga mendukung pembuangan limbah metabolisme.
Ilustrasi produksi di industri elektronika. Kemenperin
Harianjogja.com, JOGJA—PT Sepatu Bata Tbk. (BATA) yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat tutup akhir bulan lalu. Menanggapi hal ini, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY menyebut kondisi industri di DIY sejauh ini masih aman.
Ketua Komtap Pembinaan dan Pengembangan Sekretariat Kadin DIY, Timotius Apriyanto mengatakan meski masih aman, namun industri di DIY tetap perlu waspada. Sebab tidak menutup kemungkinan akan ada industri pengolahan yang terpaksa mengurangi karyawan meski tidak menutup industrinya.
BACA JUGA: Ini Alasan BATA Tutup Operasinal Pabrik di Purwakarta
Menurutnya di DIY ada tiga industri utama, yakni tekstil, produk tekstil, kemudian furniture dan craft, serta produk kulit. Saat ini menurutnya kondisi objektif industri di DIY kapasitas produksinya tidak sampai 100%, namun di kisaran 60-70%. Dengan tetap mempertahankan 100% karyawan, artinya ada beban biaya tenaga kerja 30-40% yang tetap harus ditanggung.
"Bisa dibayangkan mereka harus mempertahankan jumlah karyawan yang 100%," tuturnya, Sabtu (11/5/2024).
Dia menjelaskan saat ini perekonomian global sedang tertekan. Khususnya dipicu kondisi Geopolitik dan keamanan. Sehingga dampaknya terasa sampai ke Indonesia khususnya industri pengolahan.
Timotius menyebut ada penurunan daya beli yang disebabkan oleh inflasi. Krisis ekonomi global menurutnya juga memicu adanya krisis energi dan pangan, sehingga harga energi relatif naik, termasuk biaya logistik.
"Demand drop utamanya global, industri pengolahan orientasi pasar domestik juga mengalami penurunan demand," jelasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, kondisi inflasi ini juga menyebabkan market confident ikut turun. Secara langsung akan berdampak pada penurunan daya beli. Sehingga masyarakat lebih menahan untuk membeli barang-barang non esensial seperti fashion, termasuk sepatu.
BACA JUGA: Tutup Pabrik di Purwakarta, Ini Ancang-Ancang Bisnis Manajemen BATA yang Baru
Selain tekanan ekonomi global, menurutnya Regulasi Bebas Deforestasi Uni Eropa (EUDR) juga menekan produk yang basisnya hutan. Seperti cengkeh, kayu, dan kelapa sawit, di menyebut dampaknya tidak main-main, bisa menekan ekspor sampai 80%.
"Untuk produk hutan hanya sisa 20% fight mati-matian," lanjutnya.
Kadin DIY menyarankan agar pemerintah membuat terobosan sehingga industri tetap bisa bertahan di tengah berbagai gempuran. Misalnya insentif untuk memperingan industri pengolahan, seperti dalam konteks perpajakan. Kemudian efisiensi dan kemudahan berusaha, sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya yang tinggi untuk perizinan.
Selain itu, Kadin DIY juga mendorong agar ada transformasi serikat pekerja menjadi koperasi. Di mana koperasi serikat pekerja menjadi bagian dari rantai pasok perusahaan. Sehingga akan lebih berkelanjutan dan meningkatkan efisiensi perusahaan.
"Bukan koperasi simpan pinjam atau koperasi sembako. Jadi koperasi yang berhubungan dengan rantai pasok perusahaan."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penelitian terbaru mengungkap bahwa menguap membantu mengatur cairan otak, menjaga suhu tubuh, hingga mendukung pembuangan limbah metabolisme.
Satpol PP dan Dishub Bantul menemukan 11 pelanggaran penyelenggaraan parkir. Tiga kendaraan yang parkir di area terlarang depan IGD RSUD Panembahan Senopati jug
Penelitian mengungkap keterikatan emosional terhadap mantan pasangan bisa bertahan lama. Rata-rata seseorang membutuhkan sekitar empat tahun agar perasaan itu b
Piala Dunia 2030 terancam boikot negara-negara Eropa setelah UEFA mengecam rencana FIFA membentuk FIFA Forward Enterprise untuk mengelola hak komersial turnamen
Cuaca ekstrem dan musim bediding meningkatkan risiko penyakit ikan di Sleman. Penyuluh meminta pembudidaya menunda tebar benih gurame hingga September atau Okto
Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja melaju ke babak 16 besar Taipei Open 2026 setelah mengalahkan wakil Taiwan Sheng-Ming Lin/Sung Yi-Hsuan 21-16,