Konsumsi Pertalite DIY Naik 6-7 Persen Tiap Bulan, Gunungkidul Ajukan Tambahan Kuota
Harianjogja.com, JOGJA—Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) Pertalite di DIY mengalami kenaikan sejak Mei 2026. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul mengajuk
Ilustrasi pengangguran/Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat pada Februari 2024 tingkat pengangguran terbuka (TPT) DIY 3,24%. Angka ini termasuk paling rendah selama empat tahun terakhir di DIY. Pada tiga tahun sebelumnya, masing-masing Februari 2021 TPT DIY 4,28%, Februari 2022 TPT DIY 3,73%, dan Februari 2023 TPT DIY 3,58%.
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY menyebut TPT 3,24% pada Februari 2024 masih sesuai dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2023-2027. Kepala Disnakertrans DIY, Aria Nugrahadi mengatakan target TPT sampai dengan 2027 berada di range 2,7%-3,05%.
BACA JUGA : Padat Karya di Ratusan Titik, Pemkab Sleman Siapkan Rp19 Miliar
"TPT di DIY per Februari 2024 sebesar 3,24 persen, telah sesuai dengan target RPJMD 2023-2027," ucapnya, Senin (13/5/2024).
Ia mengatakan Disnakertrans DIY terus berupaya menekan angka pengangguran. Melalui optimalisasi penempatan tenaga kerja lewat forum penempatan tenaga kerja baik di dalam maupun di luar negeri.Selain itu kolaborasi lintas sektor, dengan pelibatan dunia usaha dan dunia pendidikan vokasi, termasuk di di dalamnya melalui Tim Koordinasi Daerah Vokasi (TKDV).
Selain itu, kata Aria, upaya perluasan kesempatan kerja dilakukan melalui program padat adat karya dan pengembangan wirausaha. Program tersebut diharapkan terus menumbuhkan peluang kerja juga mampu menggerakkan perekonomian secara berkelanjutan, sehingga membuka kesempatan kerja baru.
"Hal tersebut juga didukung program peningkatan kompetensi melalui pelatihan kerja dan sertifikasi," lanjutnya.
Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengatakan kondisi perekonomian DIY sudah kembali normal. Ia menyebut TPT pada Februari 2024 sebesar 3,24% bahkan lebih rendah dari sebelum pandemi Februari 2020 sebesar 3,38%.
Dia menjelaskan struktur ketenagakerjaan DIY Februari 2024 dari total penduduk DIY 3,01 juta orang, sebanyak 2,2 juta orang masuk kategori angkatan kerja (AK). Sisanya 808,04 ribu orang adalah bukan angkatan kerja (BAK). Dari 2,2 juta AK terdapat 2,13 juta orang yang posisinya bekerja. Sisanya 71,33 ribu orang sebagai penganggur.
"Terjadi penyerapan tenaga kerja sebanyak 2,13 juta orang pada Februari 2024," ungkapnya.
BACA JUGA : Penurunan Angka Pengangguran di Gunungkidul 2023 Tak Capai Target
Ia mengatakan, dari 2,13 juta orang yang bekerja ini dipilah lagi menjadi pekerja penuh 1,37 juta orang atau 64,25%, turun sedikit dari tahun lalu 3,43 persen poin.
Ada sekitar 655,73 ribu orang atau 30,74% bekerja paruh waktu, naik 2,36 persen poin dari Februari 2023. Kemudian setengah pengangguran ada 106,93 ribu orang atau 5,01%, naik 1,07 persen poin dari tahun lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harianjogja.com, JOGJA—Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) Pertalite di DIY mengalami kenaikan sejak Mei 2026. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul mengajuk
Dugaan pungli food truck di Alkid masuk tahap baru. Aipda S ditetapkan sebagai terduga pelanggar dan menjalani pemeriksaan Propam.
Nicolas Batum mengumumkan pensiun setelah 18 musim di NBA. Ia menutup karier dengan 11.553 poin dan dua medali perak Olimpiade.
Jadwal Asian Games 2026 hari ini, Selasa 22 September. Indonesia tampil di 17 cabor, termasuk bulu tangkis beregu putra dan putri.
IHSG melemah 0,88% ke 6.384,73 jelang RDG BI. Simak area support IHSG dan rekomendasi saham BIPI, IRSX, GDST, serta SMRA.
Asita DIY menyebut Kelok 23 berpotensi membuka koridor wisata Bantul-Gunungkidul dan memperpanjang lama tinggal wisatawan di DIY.