Perkuat Pengawasan MBG, Dua Mantan Pejabat KPK Tempati Posisi Strategis di BGN
BGN menempatkan dua mantan pejabat KPK di posisi strategis untuk memperkuat pengawasan, manajemen risiko, dan tata kelola program MBG.
Ilustrasi tenaga kerja. /Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA—Transformasi menuju ekonomi sirkuler berpotensi membuka 4,4 juta lapangan kerja baru di Indonesia hingga 2030. Selain memperluas kesempatan kerja, penerapan model ekonomi yang mengutamakan pemanfaatan kembali bahan baku dan produk tersebut diperkirakan dapat menambah produk domestik bruto (PDB) sebesar Rp638 triliun.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan ekonomi sirkuler menjadi peluang seiring perubahan pola industri dari ekonomi linear yang menghasilkan limbah menuju sistem produksi yang lebih efisien dalam memanfaatkan material.
“Circular economy ini sebenarnya sudah lama kita dengar. Esensinya adalah bagaimana kita menghilangkan waste atau limbah melalui recycle, reuse atau intervensi terhadap materialnya sehingga limbah semakin kecil dan semakin sedikit. Ini menjadi peluang,” ujar Yassierli dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (8/11/2026).
Menurut dia, potensi ekonomi sirkuler di Indonesia cukup besar. Peluang penciptaan lapangan kerja dan peningkatan PDB terutama berada pada sektor pangan, plastik kemasan, elektronik, konstruksi, dan tekstil.
Yassierli menilai pengembangan ekonomi sirkuler membutuhkan kolaborasi antara pelaku usaha dan tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu. Salah satu kebutuhan penting adalah pengembangan teknologi pengolahan material agar bahan yang sebelumnya dianggap limbah dapat dimanfaatkan kembali dan memiliki nilai tambah.
Namun, dia mengingatkan peluang ekonomi sirkuler tidak boleh hanya dilihat dari sisi penciptaan usaha dan lapangan kerja. Pekerjaan yang berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan juga harus memenuhi prinsip pekerjaan layak atau decent work.
Prinsip tersebut mencakup pemberian upah yang wajar, perlindungan sosial, serta jaminan keselamatan dan kesehatan kerja.
“Green jobs itu tidak hanya hijau, tetapi juga harus layak. Jangan sampai kita membangun ekosistem yang ramah lingkungan, tetapi pekerjaannya tidak terlindungi dan gajinya jauh di bawah upah minimum,” tegasnya.
Menaker mencontohkan pekerja pemilah sampah yang selama ini banyak berada di sektor informal. Padahal, kelompok pekerja tersebut memiliki kontribusi penting dalam membangun ekosistem ekonomi sirkuler.
Karena itu, pemerintah berupaya memperkuat pengakuan terhadap profesi pemilah sampah. Upaya tersebut juga mencakup peningkatan keterampilan agar mereka mampu mengolah material menjadi produk bernilai tambah serta memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Untuk menangkap peluang dari transformasi industri, Yassierli menekankan pentingnya menyiapkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan sektor ekonomi sirkuler.
Langkah tersebut dapat dilakukan melalui peningkatan keterampilan atau upskilling dan pelatihan ulang atau reskilling. Dengan bekal kompetensi yang sesuai, tenaga kerja diharapkan mampu beradaptasi sekaligus mengambil peluang dari perubahan model industri.
“Kita harus menyiapkan tenaga kerja yang kompeten agar mampu mengambil peluang dari perubahan industri ini. Dan yang tidak kalah penting, kita berkewajiban melindungi mereka dari aspek kesejahteraan, keselamatan dan kesehatan kerja dan jaminan sosial,” ujarnya.
Yassierli menegaskan pengembangan ekonomi sirkuler perlu berjalan seiring dengan perlindungan kesejahteraan pekerja. Dengan demikian, transformasi menuju industri yang lebih ramah lingkungan tidak hanya menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga menghadirkan pekerjaan yang layak dan terlindungi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BGN menempatkan dua mantan pejabat KPK di posisi strategis untuk memperkuat pengawasan, manajemen risiko, dan tata kelola program MBG.
Pemkot Jogja menyiapkan pembiayaan melalui Jamkesda bagi korban kekerasan saat demonstrasi 28 Oktober 2026 setelah verifikasi Dinsos.
KSPSI AGN-ATUC Gunungkidul mengusulkan UMK 2027 minimal Rp2.659.000 atau naik 7,5%-10% demi menjaga daya beli pekerja.
Mentan Amran mengungkap 13 tersangka dalam delapan kasus pelanggaran beras yang melibatkan 15 merek. Pelaku terancam pidana hingga tujuh tahun.
Polresta Jogja menetapkan pria berinisial W sebagai tersangka dan menahannya setelah kedapatan membawa senjata tajam saat aksi 28 Oktober di Malioboro.
Produksi ikan budidaya Kota Jogja rata-rata 48,59 ton per tahun. Pemkot mendorong pengembangan pokdakan untuk memenuhi kebutuhan warga.