Promo HUT RI dari KAI, Tiket Kereta Ekonomi Dapat Potongan 17 Persen
KAI menghadirkan promo spesial HUT Kemerdekaan RI ke-81 berupa diskon tiket kereta api ekonomi komersial sebesar 17% untuk keberangkatan 17 Agustus 2026.
Ilustrasi SPBU-dok/Bisnis Indonesia
Harianjogja.com, JOGJA—Pengamat Ekonomi Energi UGM, Fahmy Radhi mengatakan keputusan PT Pertamina (Persero) menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi RON 92 atau Pertamax dari Rp12.950 per liter menjadi Rp13.700 per liter mulai 10 Agustus 2024 kemarin, sudah tepat.
Menurutnya kenaikan harga Pertamax bisa mengurangi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk kompensasi. Apabila harga Pertamax tidak dinaikkan maka pemerintah harus memberikan kompensasi kepada Pertamina, sebab harganya dibawah keekonomian.
"Kenaikan harga Pertamax sangat tepat karena dapat mengurangi beban APBN," kata Fahmy, Senin (12/8/2024).
Fahmy mengatakan kenaikan harga Pertamax memang akan membuat konsumen beralih ke BBM RON 90 atau Pertalite, tapi persentasenya kecil. Lantaran konsumen Pertamax lebih banyak pengguna mobil yang mendahulukan kualitas BBM bagi mesin mobil.
Lebih lanjut dia mengatakan kenaikan harga Pertamax ini juga tidak akan berdampak signifikan pada inflasi dan penurunan daya beli. Alasnnya, jumlah konsumen Pertamax tidak banyak.
"Tidak sebanyak konsumen Pertalite dan konsumennya kelas menengah ke atas," lanjutnya.
PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga BBM Umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.
BACA JUGA: Promo Tiket Kemerdekaan untuk Kereta Api Mulai Besok, Cek Rutenya
Sebelumnya, Pertamina juga melakukan penyesuaian harga pada BBM non subsidi Pertamax Turbo dan Pertamax Green 95, serta produk gasoil Pertamina Dex dan Dexlite. Pjs Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari mengatakan penyesuaian harga BBM non subsidi ini mengacu pada tren harga rata-rata publikasi minyak dunia atau ICP dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
"Pertamina Patra Niaga telah mengevaluasi ulang dan melakukan penyesuaian harga untuk Pertamax Green RON 95, Pertamax Turbo RON 98, serta BBM non subsidi untuk kendaraan diesel yaitu Dexlite dan Pertamina Dex berlaku per 2 Agustus 2024," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI menghadirkan promo spesial HUT Kemerdekaan RI ke-81 berupa diskon tiket kereta api ekonomi komersial sebesar 17% untuk keberangkatan 17 Agustus 2026.
Apple dikabarkan melatih model AI khusus untuk pasar China bersama Alibaba. Langkah ini membuka jalan bagi peluncuran Apple Intelligence di China dan memperkuat
Bareskrim ungkap jaringan judi online Ujangbet dengan transaksi Rp890 miliar. Modus deposit menggunakan pulsa. Polisi peringatkan orang tua awasi penggunaan HP
Pilih aplikasi pemutar musik terbaik sesuai kebutuhan: Spotify dan YouTube Music untuk streaming, AIMP dan Musicolet untuk file lokal.
Anggaran Program Makan Bergizi Gratis 2027 naik menjadi Rp240 triliun untuk 60,6 juta penerima dengan pengawasan diperkuat.
Prabowo mengusulkan kewarganegaraan ganda terbatas bagi talenta istimewa. Simak aturan yang berlaku saat ini, syarat, batas usia, dan peluang perubahan UU Kewar