6 Manfaat Stroberi untuk Kesehatan, Kaya Antioksidan
Stroberi kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Simak 6 manfaatnya untuk imunitas, jantung, hingga mencegah penyakit kronis.
Inflasi - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA–Selama Oktober 2024, Indeks Harga Konsumen (IHK) DIY mengalami inflasi. Berdasarkan hasil rilis Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi DIY bulan Oktober 2024 tercatat sebesar 0,09% (mtm), atau secara tahunan mengalami inflasi sebesar 1,57% (yoy).
Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY Ibrahim menjelaskan secara kumulatif, inflasi DIY mencapai 0,57% (ytd). Realisasi IHK DIY pada bulan Oktober 2024 lebih tinggi dibandingkan pada September 2024 yang mencatat deflasi 0,10% (mtm), dan secara tahunan mencatatkan inflasi 1,85% (yoy).
"Capaian inflasi DIY yang tetap terjaga pada rentang sasaran nasional 2,5 ± 1%, tidak terlepas dari sinergi berbagai upaya pengendalian inflasi dalam TPID DIY yang semakin solid," katanya, Sabtu (2/11/2024).
BACA JUGA: Inflasi Terjadi di Kota Jogja, Emas Jadi Biangnya
Penyumbang Inflasi
Secara bulanan, lanjut Ibrahim, penyumbang utama inflasi yang terjadi di DIY adalah kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau dengan andil 0,10% (mtm).
Berdasarkan komoditasnya, inflasi DIY disumbang oleh komoditas kopi bubuk dengan andil 0,04% (mtm) sejalan dengan meningkatnya harga kopi dunia akibat dinamika cuaca yang mempengaruhi produktivitas kopi di negara sentra produksi.
Daging ayam ras juga menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi dengan andil 0,04% (mtm) sejalan dengan harga pakan yang mengalami peningkatan, serta permintaan konsumen yang relatif meningkat.
Adapun komoditas penyumbang inflasi lainnya yaitu buncis dengan andil 0,03% (mtm) dan bawang merah dengan andil 0,02% (mtm) seiring dengan stok yang mulai menurun pasca musim panen yang telah berlalu.
Selain itu, emas perhiasan juga menjadi komoditas penyumbang inflasi dengan andil 0,04% (mtm) seiring dengan adanya kenaikan harga emas global sebagai dampak berlanjutnya ketidakpastian dan ketegangan geopolitik global.
Penahan Inflasi
Menurut Ibrahim, laju inflasi lebih tinggi tertahan oleh menurunnya harga komoditas kelompok transportasi dengan andil sebesar -0,06% (mtm). Ditinjau menurut komoditasnya, harga bensin mengalami penurunan dengan andil inflasi -0,07% (mtm) sejalan dengan penetapan penyesuaian harga BBM non-subsidi jenis Pertamax (RON 92), Pertamax Green 95 (RON 95), Pertamax Turbon (RON 98), Dexlite, dan Pertamina DEX yang efektif berlaku per 1 Oktober 2024.
Lebih lanjut, komoditas lainnya seperti wortel, cabai merah, terong, dan cabai hijau juga mengalami deflasi yang masing-masing memiliki andil -0,02% (mtm) sejalan dengan supply komoditas yang melimpah dari sentra produsen di tengah musim panen.
Ke depan, Bank Indonesia memprakirakan inflasi DIY terus terjaga pada kisaran targetnya. Kondisi tersebut didukung oleh upaya TPID DIY dalam kerangka 4K (Ketersediaan pasokan, Keterjangkauan harga, Kelancaran distribusi, dan Komunikasi efektif) melalui penguatan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) DIY 2024.
"Misalnya dengan pelaksanaan operasi pasar/pasar murah yang diperkuat dengan optimalisasi Kios Segoro Amarto sebagai price reference store untuk menjaga daya beli, kampanye belanja bijak, penguatan Kerjasama Antar Daerah (KAD) baik antar provinsi maupun intra provinsi," papar Ibrahim.
Selain itu, implementasi MRANTASI (Masyarakat lan Pedagang Tanggap Inflasi) dalam rangka meningkatkan literasi kepada pedagang pasar dan masyarakat, pengembangan Geographic Information System (GIS) sebagai geoportal dalam optimalisasi monitoring produksi dan penggunaan lahan yang juga menjadi bentuk nyata digitalisasi data pangan sebagai early warning system dalam pengendalian inflasi DIY, serta Inisiasi GEMATI (Gerakan Membeli Sayuran Petani) oleh Kab. Sleman untuk menyerap produksi sayuran yang melimpah.
"Ada juga social movement masyarakat terkait keseimbangan harga, seperti gerakan masjid Nurul Ashri sebagai aggregator. Hal itu sebagai wujud komitmen Bank Indonesia, Pemerintah, serta seluruh stakeholder dalam mencapai inflasi 2024 sesuai target sebesar 2,5%±1," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stroberi kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Simak 6 manfaatnya untuk imunitas, jantung, hingga mencegah penyakit kronis.
Munja menargetkan ekspor kendaraan pemadam kebakaran mulai 2027 setelah menguasai 35% pasar domestik dan membidik pangsa pasar 70%.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.
Sebanyak 22 mahasiswa dari 17 negara belajar pengelolaan sampah perkotaan secara langsung di Kelurahan Terban dan Baciro, Kota Jogja.
Geopark Ijen akan menjalani revalidasi UNESCO pada 3-7 Agustus 2026 untuk mempertahankan status green card yang diraih sejak 2023.
PDI Perjuangan Kota Jogja menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi lansia sekaligus mendorong kenaikan anggaran JSLU dan memperingati Kudatuli 1996.