El Nino Mulai Diwaspadai, Bulog DIY Perkuat Cadangan Beras
Bulog Yogyakarta memastikan stok beras DIY aman mencapai 87 ribu ton di tengah ancaman El Nino dan musim kering 2026.
Ilustrasi suasana aktivitas di pelabuhan yang menjadi salah satu pelabuhan kelolaan PT Pelindo Regional 4 di kawasan Timur. Antara/ HO-Pelindo Regional 4\r\n
Harianjogja.com, JOGJA— Presiden AS terpilih Donald Trump akan menaikkan tarif impor kepada China, Meksiko, hingga Kanada. Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Disperindag DIY, Theresia Sumartini menyampaikan kebijakan Trump yang nasionalis dan proteksionis akan berdampak pada ekspor DIY ke AS. Meskipun Indonesia bukan negara mitra utama bagi AS.
Di satu sisi AS akan mengurangi atau menghambat impor melalui metode non tarif maupun alasan lain seperti dumping sehingga terjadi penurunan ekspor DIY. Tetapi disisi lain dengan terhambatnya ekspor dari negara-negara mintra AS seperti China, Vietnam, Korea maka produk DIY memiliki peluang untuk masuk.
"Celah permintaan yang sebelumnya diisi oleh negara mitra AS, walaupun mungkin jumlah tidak banyak," jelasnya.
Menurutnya, kesempatan ini harus dimanfaatkan maksimal bagi pelaku usaha DIY. Khususnya mampu menyiasati dan mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan aturan yang akan diterapkan. Ia menyebut kebijakan ini juga bisa menekan ekspor DIY ke negara mitra AS. Sebab berkurangnya permintaan AS ke negara mitra utama.
Sumartini menjelaskan ada kemungkinan produk China tetap masuk AS melalui Indonesia. Melalui cara investasi perusahaan China di Indonesia baik barang setengah jadi maupun barang yang sama sekali belum diproduksi."
Dalam hal ini Indonesia termasuk DIY akan diuntungkan karena nilai ekspor akan meningkat," tuturnya.
Akan tetapi ada kemungkinan semakin banyak produk yang masuk ke negara potensial seperti Indonesia yang akhirnya juga ke DIY. Pemerintah pusat perlu mengantisipasi dengan berbagai aturan yang dampaknya bisa menghambat tetapi tidak menyalahi aturan perdagangan internasional.
Lebih lanjut dia mengatakan beberapa upaya dilakukan agar ekspor ke AS tetap maksimal. Di antaranya menjaga hubungan bilateral dan multilateral dengan baik. Kedua menjaga daya saing produk DIY mulai dari kualitas, harga, disertai standarisasi produk. Sebab tingkat persaingan di AS sangat tinggi.
Lalu mampu mengadaptasi kebutuhan permintaan saat ini. "Serta kepatuhan terhadap regulasi internasional," lanjutnya.
Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat ekspor DIY pada September 2024 mencapai 46,18 juta dolar AS, secara bulanan (month-to-month/mtm) turun tipis 1,2% dari bulan sebelumnya 46,74 juta dolar AS. Akan tetapi secara tahunan (year-on-year/yoy) terjadi kenaikan di mana pada September 2023 sebesar 37,11 juta dolar AS.
Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengatakan pada September 2024 negara pangsa ekspor pertama adalah AS dengan nilai 21,67 juta dolar AS andilnya 46,93%. Kedua Australia dengan nilai 3,13 juta dolar AS andilnya 6,78%. Ketiga Jepang 2,90 juta dolar AS andilnya 6,26%. Disusul Jerman dan seterusnya dengan nilai di bawah 2,5 juta dolar AS dengan andil dibawah 6%.
Ia menjelaskan, berdasarkan komoditas ekspor terbesar DIY pada September 2024 yakni pakaian jadi bukan rajutan mencapai 11,20 juta dolar AS andilnya 24,25%. Kedua barang-barang rajutan dengan nilai 8,65 juta dolar AS andilnya 18,73%. Ketiga perabot penerangan rumah 5,96 juta dolar AS andilnya 12,91%.
"Untuk barang-barang dari kulit dan seterusnya nilainya di bawah 5,7 juta dolar AS dan dan andil di bawah 12,5%," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bulog Yogyakarta memastikan stok beras DIY aman mencapai 87 ribu ton di tengah ancaman El Nino dan musim kering 2026.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.
Imigrasi Tangerang tangkap 19 WNA pelaku love scamming di apartemen Teluknaga, diduga sindikat internasional dari Kamboja.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun dalam kasus Chromebook. Kuasa hukum optimistis bebas, pleidoi dijadwalkan awal Juni.
PAD wisata Gunungkidul sudah 72% hingga Mei 2026. Pantai Drini dan Sepanjang jadi penyumbang terbesar, target diprediksi tercapai Juni.