BI DIY Sebut hingga Triwulan III 2024 Merchant Pengguna QRIS DIY Capai 815.000

Anisatul Umah
Anisatul Umah Sabtu, 07 Desember 2024 17:07 WIB
BI DIY Sebut hingga Triwulan III 2024 Merchant Pengguna QRIS DIY Capai 815.000

Ilustrasi penggunaan QRIS./Antara

Harianjogja.com, JOGJA—Bank Indonesia (BI) Perwakilan DIY mencatat hingga triwulan III 2024 secara akumulatif jumlah merchant QRIS DIY sebanyak 815.000. Tumbuh 21,21% secara tahunan atau (year-on-year/yoy.

Kepala BI Perwakilan DIY, Ibrahim mengatakan jumlah pengguna QRIS mencapai 913.000 pengguna atau tumbuh 21,39% yoy. Sementara nominal QRIS pada triwulan III 2024 sebesar Rp5,81 triliun, tumbuh 298,87% yoy dan volume transaksi sebanyak 60,27 juta transaksi atau tumbuh 283,18% yoy.

"Tahun ini BI DIY memperkenalkan tagline Jogja QRIStimewa sebagai kampanye perluasan akseptasi QRIS di DIY," ucapnya beberapa hari lalu.

BACA JUGA: BMKG Ingatkan Gelombang Tinggi di Laut Selatan Jabar, Jateng dan DIY

Dia menyampaikan BI melaksanakan kebijakan sistem pembayaran yang pro-growth untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Salah satu langkah yang diambil adalah akselerasi digitalisasi sistem pembayaran.

Lebih lanjut Ibrahim mengatakan BI telah membebaskan biaya merchant discount rate (MDR) QRIS menjadi 0% per 1 Desember 2024 untuk kategori usaha mikro transaksi hingga Rp500.000. Diharapkan semakin banyak merchant yang menggunakan QRIS, termasuk di DIY.

"Kami harapkan pedagang juga termotivasi menggunakan QRIS," tuturnya.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Jogja, Veronica Ambar Ismuwardani mengatakan secara persentase belum terukur berapa banyak merchant di pasar tradisional yang menggunakan QRIS. Akan tetapi jumlah pendaftar QRIS di perbankan terus meningkat.

"Harapan kami, mulai dari penggunaan sampai kepada omset semoga bisa menjadi lebih baik lagi," ucapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online