Disdikpora DIY Susun SOP Pencegahan Kekerasan di Sekolah, Ditarget Rampung 3 Bulan
Disdikpora DIY menyusun SOP pencegahan dan penanganan kekerasan di sekolah. SOP ditargetkan rampung dalam tiga bulan.
Ilustrasi kamar hotel Greenhost./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY menyebut length of stay atau lama tinggal masih menjadi pekerjaan rumah dalam menyambut libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025.
Ketua GIPI DIY, Bobby Ardianto mengatakan dalam menyambut libur Nataru 2024/2025 dibutuhkan konsistensi semua pihak untuk memaksimalkan kunjungan wisata.
Pertama dari sisi akses seperti penerbangan dan kereta api. Juga lalu lintas dalam perjalanan menuju DIY. Ini perlu dikoordinasikan bersama untuk memberikan pelayanan yang maksimal.
BACA JUGA: Jumlah Kunjungan Wisatawan ke Bantul Diprediksi Menurun pada Libur Akhir Tahun Ini
Kemudian dari sisi pelayanan industri pariwisata seperti hotel, restoran, destinasi, hingga UMKM harus menjadi tuan rumah yang bertanggung jawab. Memberikan pelayanan yang terbaik bagi wisatawan.
"Bagaimana kita tahan mereka untuk tinggal di Jogja dengan kegiatan pariwisata ini pekerjaan rumah bersama," ucapnya, Senin (9/12/2024).
Dia mengatakan butuh orkestrasi bersama antara Pemerintah Daerah (Pemda) dan stakeholder pariwisata. Bobby mengaku optimis kunjungan wisatawan saat Nataru 2024/2025 masih sesuai harapan meski dalam kondisi cuaca ekstrem.
Menurutnya dari sisi arus masuk wisatawan ke DIY bisa signifikan dengan dimudahkannya akses melalui jalan tol. Kesempatan ini harus digarap semaksimal mungkin agar okupansi bisa sesuai harapan.
"Kalau prediksi kami Nataru masih cukup positif, mudah-mudahan gak banyak pergeseran dari teman-teman industri," tuturnya.
BACA JUGA: Kerja Sama Tawada Healthcare-RSA UGM, Kembangkan Teknologi Robotik Dalam Prosedur Bedah
Lebih lanjut dia mengatakan terkait tingginya harga tiket pesawat harus disikapi dengan arif dan bijaksana. Guna mengakselerasikan kunjungan ke semua daerah termasuk DIY.
Bobby mengatakan regulator harus harus tegas dalam menangani masalah tingginya harga tiket pesawat. Saat ini belum stabil dan sulit dikendalikan karena beban cost dan sisi monopoli yang menjadi masalah bersama.
"Kalau industri kan sifatnya mengikuti regulasi yang ada," lanjutnya.
Ia menyebut tantangan yang cukup dikhawatirkan justru pada tahun depan. Proyeksi deflasi dan menurunkan daya beli menjadi masalah perkembangan pariwisata ke depan. Perlu dilakukan mitigasi baik dari pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk melakukan antisipasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdikpora DIY menyusun SOP pencegahan dan penanganan kekerasan di sekolah. SOP ditargetkan rampung dalam tiga bulan.
Thailand lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 2-0 atas Vietnam. Indonesia masih berebut tiket final dari Grup A.
Jadwal MotoGP Jepang 2026 di Motegi berlangsung 2–4 Oktober. Jorge Martín hanya unggul 12 poin atas Marc Márquez.
Janice Tjen akan berduet dengan Venus Williams di Guangzhou Open 2026. Turnamen berlangsung 26 Oktober hingga 1 November.
Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran keuangan selama sembilan musim. Man City masih punya hak banding hingga 2 Oktober.
Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026, Kamis 1 Oktober 2026. Simak jam kick-off dan siaran langsungnya.