GAS Fest 2026 Hadirkan Panggung Lintas Genre, Dihadiri Ribuan Penonton
GAS Fest 2026 di Stadion Mandala Krida Jogja menghadirkan TIPE-X, Aftershine, Dipha Barus hingga Mentik Wangi dalam konser lintas genre.
Ilustrasi pasar modal. /Bisnis Indonesia-Dedi Gunawan
Harianjogja.com, JOGJA—Bursa Efek Indonesia (BEI) Yogyakarta menargetkan penambahan 50.000 investor pasar modal di sepanjang 2025. Kepala BEI Yogyakarta, Irfan Noor Riza mengaku optimistis target ini bisa tercapai.
Ia menyebut optimisme ini tidak lepas dari kebijakan perekonomian yang telah ditetapkan oleh pemerintah baru. Dan juga melihat kondisi makro ekonomi seperti tren penurunan inflasi dan suku bunga global, serta potensi pertumbuhan pasar modal nasional.
"Kami sangat optimis di tahun 2025 ini investor DIY akan bertumbuh paling tidak 50.000," ucapnya, Jumat (10/1/2025).
Irfan menjelaskan salah satu cara untuk mendorong peningkatan jumlah investor adalah dengan menggencarkan kegiatan edukasi. Menurutnya sepanjang 2024, BEI telah melakukan sebanyak 957 kegiatan di DIY.
Menurutnya dari semua kegiatan ini disinergikan dengan 61 Galeri Investasi (GI) BEI, serta 126 duta pasar modal yang diciptakan bersama GI-GI di DIY dan sekitarnya.
BACA JUGA: Ini Kriteria UMKM yang Masuk Daftar Hapus Piutang
Lebih lanjut dia mengatakan BEI bersama dengan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan beberapa sekuritas di DIY berupaya mempercepat pelaporan data terkait penambahan investor total tahun lalu.
"Semoga segera dapat kami sampaikan data lengkapnya untuk jumlah investor khusus DIY sampai dengan akhir 2024 lalu," tuturnya.
Perusahaan Go Public
Irfan menjelaskan pada 2024 lalu belum ada perusahaan dari DIY yang initial public offering (IPO). Satu perusahaan yang berencana IPO di 2024 tidak terkejar persiapannya.
BEI DIY berharap perusahaan tersebut bisa IPO di 2025 ini. Target BEI DIY paling tidak tambah 1 perusahaan lagi.
"Jadi total harapan kami ada 2 perusahaan yang bisa IPO dari DIY." katanya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
GAS Fest 2026 di Stadion Mandala Krida Jogja menghadirkan TIPE-X, Aftershine, Dipha Barus hingga Mentik Wangi dalam konser lintas genre.
Sebanyak 656 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan rangkaian Tipitaka Chanting dan Asalha Mahapuja 2570 BE/2026 di Candi Borobudur.
Prabowo meminta simulasi baru kenaikan harga minyak untuk menjaga APBN dan harga BBM subsidi tetap stabil hingga akhir 2026.
Sebanyak delapan SPPG di Gunungkidul belum beroperasi sehingga ribuan siswa masih menunggu penyaluran Program Makan Bergizi Gratis.
BRI Peduli menggelar kegiatan edukatif Hari Anak Nasional 2026 di enam sekolah penerima Program Ini Sekolahku.
Utang pemerintah melalui SBN mencapai Rp501,2 triliun hingga Juni 2026 atau 62,7% dari target APBN 2026.