Pariwisata Jogja Terdampak Erupsi Anak Krakatau, 10% Wisman Tunda Kunjungan
Erupsi Anak Krakatau berdampak pada pariwisata Jogja. Sekitar 5%-10% wisman menunda dan membatalkan kunjungan ke DIY.
Ilustrasi pasar modal. /Bisnis Indonesia-Dedi Gunawan
Harianjogja.com, JOGJA—Bursa Efek Indonesia (BEI) Yogyakarta menargetkan penambahan 50.000 investor pasar modal di sepanjang 2025. Kepala BEI Yogyakarta, Irfan Noor Riza mengaku optimistis target ini bisa tercapai.
Ia menyebut optimisme ini tidak lepas dari kebijakan perekonomian yang telah ditetapkan oleh pemerintah baru. Dan juga melihat kondisi makro ekonomi seperti tren penurunan inflasi dan suku bunga global, serta potensi pertumbuhan pasar modal nasional.
"Kami sangat optimis di tahun 2025 ini investor DIY akan bertumbuh paling tidak 50.000," ucapnya, Jumat (10/1/2025).
Irfan menjelaskan salah satu cara untuk mendorong peningkatan jumlah investor adalah dengan menggencarkan kegiatan edukasi. Menurutnya sepanjang 2024, BEI telah melakukan sebanyak 957 kegiatan di DIY.
Menurutnya dari semua kegiatan ini disinergikan dengan 61 Galeri Investasi (GI) BEI, serta 126 duta pasar modal yang diciptakan bersama GI-GI di DIY dan sekitarnya.
BACA JUGA: Ini Kriteria UMKM yang Masuk Daftar Hapus Piutang
Lebih lanjut dia mengatakan BEI bersama dengan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan beberapa sekuritas di DIY berupaya mempercepat pelaporan data terkait penambahan investor total tahun lalu.
"Semoga segera dapat kami sampaikan data lengkapnya untuk jumlah investor khusus DIY sampai dengan akhir 2024 lalu," tuturnya.
Perusahaan Go Public
Irfan menjelaskan pada 2024 lalu belum ada perusahaan dari DIY yang initial public offering (IPO). Satu perusahaan yang berencana IPO di 2024 tidak terkejar persiapannya.
BEI DIY berharap perusahaan tersebut bisa IPO di 2025 ini. Target BEI DIY paling tidak tambah 1 perusahaan lagi.
"Jadi total harapan kami ada 2 perusahaan yang bisa IPO dari DIY." katanya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Erupsi Anak Krakatau berdampak pada pariwisata Jogja. Sekitar 5%-10% wisman menunda dan membatalkan kunjungan ke DIY.
Gempa M5,2 mengguncang tenggara Kabupaten Malang, Senin pagi. BMKG menyebut gempa berkedalaman 10 km dan tak berpotensi tsunami.
Jorge Martin gagal menang di MotoGP San Marino 2026 karena arm pump. Ia finis kelima dan pertimbangkan operasi setelah GP Austria.
Pro Ref mengakui VAR salah mengesahkan gol Haaland dalam kemenangan Man City atas MU 1-0 di Old Trafford.
Studi ungkap mobil listrik lebih rentan picu mabuk perjalanan. Simak penyebab dari pengereman regeneratif hingga layar besar dan cara mengatasinya.
FIFA mengizinkan Bergson dan Brad Tapp membela Malaysia. Status Manuel Hidalgo dan Shane Lowry masih menunggu keputusan.