DIY Usulkan 6 Sapi Kurban Bantuan Presiden untuk Iduladha 2026
DIY usulkan 6 sapi kurban bantuan Presiden Prabowo. Stok hewan kurban dipastikan aman jelang Iduladha 2026.
Ilustrasi. /Bisnis Indonesia-Felix Jody Kinarwan
Harianjogja.com, JOGJA— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok selama dua hari setelah Presiden Prabowo melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih. IHSG turun sebesar 1,28 persen pada 8 September 2025 dan pada 9 September 2025 IHSG kembali turun sebesar 1,78 persen. Turun dari posisi 7.867,348 pada 4 September 2025 menjadi 7.628,605 pada 9 September 2025.
BACA JUGA: KPK Usut Pelayanan Publik Lain di Kemenaker
Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) DIY, Irfan Noor Riza menjelaskan pergerakan pasar saham terdiri dari dua aspek utama, yakni fundamental dan persepsi. Menurutnya fundamental pasar modal Indonesia tetap kuat dan tidak berubah. Penurunan IHSG kali ini lebih dipicu oleh sentimen investor asing, bukan kelemahan mendasar ekonomi nasional.
"Kami lihat bahwa sebenarnya kepercayaan pasar asing tetap tinggi contohnya, indeks MSCI menambah jumlah emiten Indonesia sebagai indikasi kepercayaan tersebut tetap ada," ujarnya, Rabu (10/9/2025).
Dia menyebut koreksi IHSG kali ini dikaitkan dengan pergeseran persepsi pasar terhadap kebijakan pasca reshuffle, bukan disebabkan oleh krisis ekonomi atau kelemahan struktural. Irfan menyimpulkan bahwa reshuffle kabinet terutama peralihan Menteri Keuangan memicu reaksi pasar secara spontan, mempengaruhi IHSG secara jangka pendek.
Akan tetapi BEI melihat bahwa fundamental pasar tetap solid dan menarik, dengan dukungan faktor makroekonomi yang kuat. Sehingga menurut pengamatan BEI koreksi ini lebih bersifat reaksi perseptual jangka pendek.
"Jika kepercayaan terhadap kebijakan baru kembali pulih, IHSG kami yakini bisa berbalik naik kembali," jelasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan reshuffle kabinet khususnya pada posisi Menteri Keuangan mempengaruhi kepercayaan pasar dalam jangka pendek. Investor bereaksi cepat karena kehilangan figur yang sudah dikenal kredibel. Hal ini tercermin dari koreksi IHSG kemarin.
Akan tetapi yang perlu ditekankan adalah fundamental pasar modal Indonesia tetap kuat. Dampak reshuffle biasanya hanya bersifat sementara. "Dan kepercayaan investor akan pulih kembali seiring arah kebijakan ekonomi dari tim baru yang konsisten dan pro stabilitas."
Sebelumnya, Dosen Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Atma Jaya Yogyakarta (FBE UAJY), Y. Sri Susilo dalam jangka pendek pergantian ini akan berdampak pada pasar. Di mana IHSG dan Kurs rupiah akan bereaksi negatif.
"Saya percaya pada teori keseimbangan, pasar secara bertahap akan menyesuaikan diri dengan pejabat yang baru," tuturnya. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DIY usulkan 6 sapi kurban bantuan Presiden Prabowo. Stok hewan kurban dipastikan aman jelang Iduladha 2026.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan
Kelurahan Patangpuluhan Jogja memperkuat literasi gizi keluarga lewat pelatihan B2SA untuk mempertahankan nol kasus stunting.