Eks Dirut PGN Dituntut 5 Tahun Penjara dalam Kasus Jual Beli Gas
Mantan Dirut PGN Hendi Prio Santoso dituntut lima tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas yang merugikan negara Rp255 miliar.
Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DIY saat memantau ketersediaan bahan pokok di Kulonprogo./ Antara
Harianjgja.com, KULONPROGO—Pemda DIY menyebut penyebab terjadinya deflasi di wilayah ini disebabkan adanya pemberian diskon tarif listrik oleh PLN menyebabkan daya beli masyarakat menurun.
Kepala Bagian Rekayasa Perekonomian Biro Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda DIY Eling Priswantomengatakan daya beli masyarakat tidak menurun, hanya saja stok pangan banyak sehingga terkesan kebutuhan berlimpah.
"Adanya deflasi di DIY sebenarnya bukan disebabkan daya beli yang menurun, namun disebabkan adanya tekanan kebijakan dari pusat terkait pemberian diskon tarif listrik," kata Eling di Kulonprogo, Rabu (12/3/2025)
Seperti diketahui, Provinsi DIY mengalami deflasi month to month (mtm) sebesar 0,35 persen pada Januari-Februari 2025 dan inflasi year on year (yoy) sebesar 0,95 persen.
"Pemberian diskon tarif listrik andil besar yang menyebabkan deflasi di DIY," katanya.
Menurut Eling, deflasi di DIY akan masih berlangsung hingga Maret 2025 ini. Diskon listrik untuk pasca-bayar diskon pada Januari-Februari, pengaruhnya bisa satu bulan kemudian.
"Diskonnya masih terasa hingga Maret, setelah itu April diproyeksi kembali normal," katanya.
BACA JUGA: Bantah Daya Beli Masyarakat Lesu, Sri Mulyani Sebut Deflasi karena Bantuan Pemerintah
Lebih lanjut, Eling mengatakan dampak signifikan deflasi terhadap perekonomian di DIY, yakni perekonomian melambat. Di DIY, tidak begitu terasa adanya deflasi karena di DIY banyak disokong adanya ekonomi kreatif yang sangat maju.
"Ekonomi kreatif dapat mengimbangi perlambatan ekonomi di DIY. Jadi saling mengimbangi," katanya.
Namun demikian, kata Eling, Pemprov DIY belum mengambil tindakan untuk mengatasi deflasi karena masih menunggu perkembangan dampak diskon tarif listrik pada Maret ini.
"Faktor utama deflasi adalah kebijakan diskon tarif listrik, coba nanti kita lihat apakah setelah tidak ada kebijakan itu, deflasi masih atau tidak, baru kita evaluasi dan tentukan langkah-langkah selanjutnya," katanya.
Dia mengatakan faktor deflasi banyak. Saat ini, stok pangan sangat aman.
"Memang tidak mudah persoalan ini. Namun lebih mudah menstabilkan harga dari tinggi ke rendah, dari pada menaikkan harga dari yang semula rendah ke harga tinggi. Hal ini dibutuhkan tenaga dan pikiran yang lebih banyak," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mantan Dirut PGN Hendi Prio Santoso dituntut lima tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas yang merugikan negara Rp255 miliar.
AS melarang impor robot humanoid dan inverter baru asal Tiongkok demi melindungi keamanan nasional serta infrastruktur AI domestik.
Jadwal salat Jogja Rabu 29 Juli 2026 untuk Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul berdasarkan Kemenag.
Kasus ISPA di Bantul masih mencapai ribuan hingga Juni 2026. Dinkes mengimbau warga menerapkan PHBS dan memakai masker saat musim kemarau.
Sosiolog UGM menilai dugaan siswa membawa bom rakitan ke sekolah menjadi alarm bagi sistem pendidikan dan pentingnya budaya dialog dengan anak.
Cek jadwal terbaru KRL Jogja-Solo hari ini, Rabu 29 Juli 2026. Keberangkatan dari Stasiun Tugu hingga Palur mulai pagi hingga malam.