18 Kasus Influenza A Terdeteksi di DIY, Dinkes Sebut ISPA Justru Menurun
Dinkes DIY mencatat 18 kasus Influenza A hingga 23 September 2026. Namun, kasus ISPA di seluruh fasyankes DIY justru turun dalam empat pekan terakhir.
Kegiatan di SPBU./ Ist-dok ist PT Pertamina Patra Niaga Regional JBT)
Harianjogja.com, JOGJA— PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menyampaikan jelang berakhirnya arus balik 2025 konsumsi Pertamax melonjak 77% bila dibandingkan dengan konsumsi normal harian yang mencapai 2.800 kilo liter (KL) per hari.
Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan mengatakan peningkatan konsumsi Pertamax menunjukan pelanggan masih loyal terhadap produk Pertamax.
"Kami mengapresiasi konsumen atas pilihanya setia menggunakan produk Pertamax Series," ucapnya dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (10/4/2025).
Ia menjelaskan berdasarkan data penjualan BBM di Jateng dan DIY, puncak arus mudik terjadi pada Sabtu 29 Maret 2025 dengan konsumsi gasoline atau bensin mencapai 18.643 KL, meningkat 44% dari sales normal. Sedangkan puncak arus balik terjadi pada Sabtu 5 April 2025 dengan konsumsi gasoline mencapai 19.128 KL atau naik sebesar 47% dari sales normal.
Kemudian penjualan BBM jenis gasoline di jalur tol terbanyak berada di SPBU Rest Area KM 429 A Tol Semarang-Solo dengan rerata penjualan harian sebesar 66,5 KL dan untuk jalur non tol terbanyak di SPBU 43.511.29 Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang dengan rerata penjualan harian sebesar 60,4 KL.
BACA JUGA: Presiden Prabowo Disambut Hangat Tayyip Erdogan di Turki
"Layanan modular terlaris terdapat di SPBU Rest Area 456 A dengan rerata konsumsi harian sebesar 5.189 liter," jelasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, Pertamina juga menempatkan motorist di 19 titik yang siap melayani konsumen secara on call. Menurutnya layanan ini sangat membantu khususnya saat terjadi penumpukan kendaraan sebelum penerapan sistem satu arah.
"Pertamina Delivery Service Call Center 135 juga berperan penting dalam menangani kebutuhan BBM pemudik dengan efektif," lanjutnya.
Salah satu pemudik, Ika mengatakan menggunakan Pertamax tidak hanya untuk mobilnya. Tetapi juga untuk motor yang sehari-hari dia dan suaminya gunakan untuk beraktivitas.
Ika yang hendak pulang ke Kuningan dari Pemalang ini, menegaskan sebagai konsumen setia Pertamax sudah hafal keunggulan dan keandalan bahan bakar nonsubsidi tersebut. "Memang dari awal beli mobil ini selalu diisi Pertamax. Karena mobil lebih gampang perawatannya dan gak pernah ngeselin," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes DIY mencatat 18 kasus Influenza A hingga 23 September 2026. Namun, kasus ISPA di seluruh fasyankes DIY justru turun dalam empat pekan terakhir.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.
Biaya Haji 2027 berpotensi naik. Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf menyebut kenaikan harga avtur dan situasi geopolitik jadi pertimbangan.