Dewan Pendidikan DIY Soroti Dugaan Diskriminasi Siswa Non Muslim
Dewan Pendidikan DIY menyoroti dugaan ketidaksetaraan fasilitas belajar siswa non muslim di SMA Negeri dan meminta seluruh sekolah memenuhi hak belajar setara.
Ilustrasi pinjol atau pinjaman oline. - Foto dibuat oleh AI/Stokcake
Harianjogja.com, JOGJA—Data pinjaman daring (Pindar) akan masuk Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) mulai 31 Juli 2025 mendatang. Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY, Eko Yunianto mengatakan sejalan dengan fungsi perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan, edukasi kepada masyarakat OJK DIY memberikan informasi bahwa akses ke Pindar pada prinsipnya akan tercatat pada SLIK.
Dia mengatakan dengan memberikan informasi tersebut, konsumen diharapkan lebih bijak dalam menggunakan layanan Pindar. Selanjutnya berkenaan dengan platform Pindar secara langsung pengawasannya berada di Kantor Pusat OJK.
Menurutnya data Pindar dengan sumber dana dari lembaga jasa keuangan (LJK) yang sebelumnya telah menjadi Pelapor SLIK (Perbankan, Pembiayaan) pada dasarnya telah tercatat pada SLIK, dengan nama Pelapor yaitu lembaga jasa keuangan yang membiayai tersebut.
Dengan adanya ketentuan POJK 11 Tahun 2024 yang mana mengatur Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) secara langsung sebagai pelapor SLIK. Salah satunya untuk mendukung Pelaporan yang lebih komprehensif karena selama ini untuk lender non LJK tidak ada pelaporan ke SLIK.
"Pindar menjadi pelapor SLIK dapat memperkuat sistem credit scoring yang membantu menurunkan tingkat wanprestasi atau TWP 90 serta meningkatkan perlindungan konsumen," ucapnya, Senin (21/7/2025).
Eko mengatakan tingkat wanprestasi/rasio kredit bermasalah 90 hari (TWP90) di wilayah DIY posisi Maret 2025 sebesar 2,95% atau menurun dibanding posisi yang sama tahun sebelumnya 3,20%. Data ini juga sejalan dengan data secara nasional yaitu tingkat wanprestasi Maret 2025 sebesar 2,77% sementara posisi yang sama tahun sebelumnya sebesar 2,94%.
OJK DIY tidak secara spesifik memberikan sharing informasi mengenai ketentuan penyelenggara LPBBTI sebagai pelapor SLIK yang mulai diberlakukan. Edukasi yang dilakukan bersifat komprehensif dari pengenalan lembaga OJK, tugas dan fungsinya, sektor jasa keuangan serta topik-topik lain yang sedang marak di masyarakat.
Sehingga dinilai lebih efektif dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat. "Antara lain mengenai SLIK, pinjaman daring dan waspada pinjaman online serta investasi ilegal," jelasnya.
BACA JUGA: Di Kota Jogja, Modal Koperasi Kelurahan Merah Putih Purwokinanti Berasal dari Anggota
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM dan LJK Lainnya, Agusman menyampaikan berdasarkan POJK 11 Tahun 2024 penyelenggara Pindar wajib terdaftar sebagai pelapor SLIK paling lambat 31 Juli 2025.
Dalam mempersiapkan hal tersebut, OJK bersama Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) telah melakukan kegiatan coaching clinic yang melibatkan seluruh Penyelenggara Pindar. "Untuk memastikan kesiapan infrastruktur Penyelenggara Pindar sebagai pelapor SLIK," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dewan Pendidikan DIY menyoroti dugaan ketidaksetaraan fasilitas belajar siswa non muslim di SMA Negeri dan meminta seluruh sekolah memenuhi hak belajar setara.
Jepang pangkas pajak konsumsi makanan jadi 1 persen mulai April 2027. Berlaku dua tahun, kebijakan ini bertujuan meringankan beban rumah tangga di tengah kenaik
Jadwal India vs Brasil di FIFA Matchday 3 Oktober 2026. Laga bersejarah di Stadion Salt Lake jadi lawan peringkat tertinggi bagi India. Simak selengkapnya!
Danantara mengungkap mayoritas BUMN yang dikonsolidasikan berada dalam kondisi tidak sehat. PP Properti dan Wika Realty masuk proses restrukturisasi.
PT Importa Jaya Abadi (Importa Furniture) kembali menegaskan kepemimpinannya di industri furnitur nasional dengan meraih Top Brand Award 2026
Lamine Yamal tanpa sengaja promosi celana dalam 6PM di final Piala Dunia 2026. Penjualan melonjak, beberapa model habis terjual. Simak kisah viral ini!