DIY Usulkan 6 Sapi Kurban Bantuan Presiden untuk Iduladha 2026
DIY usulkan 6 sapi kurban bantuan Presiden Prabowo. Stok hewan kurban dipastikan aman jelang Iduladha 2026.
Warga memantau pergerakan saham melalui gawainya di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (18/3/2025). Antara /Sulthony Hasanuddin
Harianjogja.com, JOGJA—Bursa Efek Indonesia (BEI) memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa tembus ke level 8.000 pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-80.
Menanggapi hal ini, Kepala BEI Yogyakarta Irfan Noor Riza mengatakan secara fundamental potensi IHSG mencapai 8.000 cukup terbuka, dengan syarat kondisi makroekonomi Indonesia tetap solid, inflasi rendah, serta didukung kebijakan suku bunga yang akomodatif.
Menurutnya arus modal yang stabil terutama dukungan investor domestik yang kian dominan dan tingginya kepercayaan investor menjadi modal penting menuju target tersebut.
"IHSG mencapai 8.000 cukup terbuka ," ucapnya, Rabu (6/8/2025).
Meski demikian, Irfan meminta agar investor tetap mencermati faktor eksternal seperti arah kebijakan bank sentral global dan perkembangan ekonomi dunia yang dapat mempengaruhi sentimen. Ia mengatakan dengan kombinasi kinerja emiten yang kuat, stabilitas ekonomi, dan sentimen pasar yang positif, IHSG berpeluang menjadikan level 8.000 saat HUT RI ke-80.
BACA JUGA: Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Perkemahan Dewaruci Bantul
"Asalkan momentum positif ini dapat dipertahankan dan guncangan eksternal dapat diredam," jelasnya.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon (PMDK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Inarno Djajadi menyampaikan OJK menyambut baik optimisme dari berbagai pihak, termasuk BEI, terhadap potensi penguatan IHSG. Menurutnya semangat tersebut mencerminkan kepercayaan terhadap stabilitas perekonomian nasional dan prospek kinerja emiten Indonesia yang terus menunjukkan perbaikan.
"Saya menilai level tersebut mampu dicapai," ungkapnya.
Ia menjelaskan penting untuk dicermati bahwa pergerakan IHSG sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik domestik maupun global, serta kinerja emiten. Oleh karena itu, OJK mengingatkan bahwa euforia pasar tetap perlu diiringi dengan kewaspadaan dan pengelolaan risiko yang baik.
Dari sisi regulator, kata Inarno, OJK akan terus memastikan bahwa pasar berjalan secara teratur, wajar, dan efisien. OJK juga mendorong terciptanya ekosistem pasar modal yang sehat dan berintegritas.
"Agar potensi pertumbuhan IHSG maupun instrumen lainnya bisa tercapai secara berkelanjutan, bukan hanya karena momentum jangka pendek," tuturnya.
Melansir dari JIBI/Bisnis.com, BEI menargetkan IHSG bisa menembus level 8.000 saat HUT ke-80 RI pada 17 Agustus 2025. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama BEI, Iman Rachman dengan melihat kondisi IHSG yang telah memperlihatkan tren positif dengan mencapai di kisaran 7.600, maka dari itu tak menutup kemungkinan bisa mencapai 8.000. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DIY usulkan 6 sapi kurban bantuan Presiden Prabowo. Stok hewan kurban dipastikan aman jelang Iduladha 2026.
Googlebook resmi diperkenalkan sebagai laptop AI Gemini generasi baru. Simak fitur, keunggulan, dan jadwal rilis 2026.
Sebanyak 1.738 SPPG disuspend untuk perbaikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah perketat pengawasan dan buka kanal pengaduan.
Kejagung tegaskan auditor kerugian negara tidak hanya BPK. Simak isi surat edaran terbaru dan penjelasan lengkap terkait Putusan MK 2026.
Bank Jateng resmi meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) UNS dan Gedung UNS Smart yang berlokasi di lingkungan Universitas Sebelas Maret
Sebanyak 38 jembatan di Gunungkidul mulai rusak ringan hingga sedang. Pemkab pastikan masih aman dan lakukan perbaikan bertahap.