Anak Gajah Yuna Mati Diduga Terinfeksi Virus EEHV di Aceh
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.
Ilustrasi gula./Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menyebut kebocoran gula rafinasi di pasar tradisional menjadi salah satu penyebab gula produksi petani tidak terserap. Gula rafinasi yang seharusnya untuk industri, justru dijual lebih murah kepada konsumen.
"Gula rafinasi itu harganya jauh lebih murah daripada gula konsumsi. Nah kalau gula rafinasi yang lebih murah ini leaking, kan ini namanya kejahatan dong ya," ujar Sudaryono di Jakarta, Kamis (11/9/2025).
Ia menjelaskan gula rafinasi merupakan gula yang diperuntukkan bagi industri dan tidak diperjualbelikan di pasar tradisional.
Namun, menurut Sudaryono, gula rafinasi yang bocor ke konsumen ternyata banyak ditemukan di pasar tradisional.
Dengan harga gula rafinasi yang lebih murah, maka pedagang mendapat keuntungan lebih saat dijual ke konsumen.
"Ditemukan di banyak pasar. Gula rafinasi itu kan strict, dia kebutuhannya untuk kebutuhan industri saja, makanan dan minuman dan seterusnya ya. Itu kan nggak boleh dijual kiloan kepada masyarakat," ujar dia.
Sudaryono mengatakan pemerintah akan menindak tegas pelaku yang melakukan peredaran gula rafinasi, baik dari pedagang maupun perusahaan yang melakukan gula impor gula rafinasi.
BACA JUGA: Pagu Anggaran Pendidikan di Gunungkidul Capai 35,1 Persen
Penindakan itu akan dilakukan melalui beberapa cara mulai dari pengusaha tersebut dimasukkan daftar hitam hingga pidana. "Petani sudah dirugikan, dan dia ngambil untung dengan cara yang nggak benar. Itu yang harus kami tindak tegas," katanya.
Namun demikian, ia belum bisa menyebutkan berapa jumlah kebocoran gula rafinasi yang tersebar di masyarakat.
Kebocoran atau rembesan penjualan gula rafinasi bagi konsumen, lanjut Sudaryono, telah menimbulkan efek signifikan bagi petani.
"Efeknya adalah gula konsumsi yang diproduksi dari tebu petani yang digiling di pabrik gula, itu serapannya rendah. (Kalau) 100 ribu ton macet (tidak terserap) sehingga kan itu merugikannya ya, merugikan petani," kata Sudaryono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.