Survei SPPG Bantul Dimulai Akhir September, MBG Dipantau Ketat
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
Suasana SPBU di Jalan Perintis Kemerdekaan, Umbulharjo, Jogja. Anisatul Umah-Harian Jogja.
Harianjogja.com, JOGJA--Pertamina Group memperkuat kesiapan pasokan BBM Nataru 2025 dengan mempercepat pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian dan Pemantauan Penyaluran Energi guna memastikan stok, produksi, dan distribusi BBM tetap aman selama puncak libur Natal dan Tahun Baru.
Kilang Pertamina Internasional (KPI) sebagai bagian di dalamnya menegaskan kesiapan untuk memastikan pasokan BBM tetap lancar selama periode puncak konsumsi akhir tahun nanti.
Pjs. Corporate Secretary KPI, Milla Suciyani, menyatakan, Satgas itu akan bertugas mulai akhir November 2025 hingga awal Januari 2026, mencakup kantor pusat hingga seluruh unit operasi. Satgas ini terintegrasi dengan Pertamina (Persero) dan akan fokus pada tiga aspek, yakni kesiapan stok, kapasitas produksi, dan kelancaran distribusi energi nasional.
“KPI memastikan kilang tetap beroperasi sepanjang libur Nataru. Kami menjaga agar seluruh fasilitas menghasilkan produk sesuai perencanaan dengan andal dan aman,” ujar Milla dalam keterangan tertulis Selasa (2/12/2025).
Sementara untuk mengantisipasi lonjakan permintaan BBM, KPI menyiapkan strategi teknologi berupa sistem pemantauan real time di Command Center SH R&P yang memungkinkan deteksi dini potensi gangguan sehingga perbaikan bisa dilakukan tanpa mengganggu produksi. Pemeliharaan terencana juga dipercepat untuk memastikan seluruh kilang berada pada performa maksimal.
KPI menerapkan manajemen stok yang ketat lewat ketersediaan bahan kimia yang dijaga di atas dua bulan, katalis di atas enam bulan, serta material cepat bergerak disiapkan khusus selama Satgas bekerja. Sementara stok minyak mentah dipastikan stabil pada kisaran 15 hari kebutuhan kilang.
“Ini upaya kesiapan kami dalam menghadapi peningkatan konsumsi BBM selama libur panjang,” kata Milla.
Dari sisi sumber daya manusia, KPI menyiagakan pekerja untuk berjaga penuh selama libur Nataru sekaligus memperkuat koordinasi dengan tim pengamanan dan instansi terkait. KPI juga memastikan seluruh proses lifting BBM dikoordinasikan dengan Pertamina Group agar distribusi berjalan efisien sesuai pola konsumsi nasional.
Untuk November 2025, KPI menargetkan produksi gasoline series sekitar 8 juta barel, gasoil series 10,7 juta barel, dan avtur 2,2 juta barel. Pada Desember, produksi gasoil ditingkatkan menjadi sekitar 11,5 juta barel, sementara volume gasoline dan avtur tetap sesuai rencana bulan sebelumnya.
“Kami tidak hanya mengejar target produksi, tetapi juga menjamin kualitas dan ketepatan waktu distribusi ke seluruh wilayah Indonesia. Performa kilang selama Nataru adalah indikator penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap KPI dan Pertamina,” kata Milla.
Dengan penguatan sistem produksi, distribusi, dan pemantauan, Pertamina memastikan kesiapan BBM Nataru 2025 berjalan optimal demi menjaga kelancaran energi selama masa libur nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.