Eks Dirut PGN Dituntut 5 Tahun Penjara dalam Kasus Jual Beli Gas
Mantan Dirut PGN Hendi Prio Santoso dituntut lima tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas yang merugikan negara Rp255 miliar.
Foto ilustrasi pedagang sayur di Pasar Tradisional. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyiapkan strategi menjaga daya beli masyarakat sebagai langkah menghadapi dampak konflik Iran terhadap ekonomi global. Upaya ini difokuskan untuk menjaga stabilitas perdagangan nasional di tengah potensi tekanan harga energi dunia.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menjelaskan pemerintah mulai menyusun peta jalan mitigasi risiko ekonomi akibat eskalasi serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Ia menilai langkah antisipatif penting dilakukan karena dinamika geopolitik kawasan Timur Tengah berpotensi berubah cepat dan memengaruhi kondisi ekonomi nasional.
Salah satu risiko utama yang diwaspadai adalah kemungkinan penutupan Selat Hormuz yang dapat memicu lonjakan harga minyak dunia secara signifikan.
Gangguan jalur distribusi energi tersebut diperkirakan akan meningkatkan biaya produksi sektor manufaktur serta ongkos transportasi, yang kemudian berdampak pada kenaikan harga barang konsumsi di tingkat masyarakat.
Budi Santoso menegaskan kekuatan ekonomi Indonesia saat ini masih bertumpu pada konsumsi domestik sehingga penguatan pasar dalam negeri menjadi strategi utama menghadapi ancaman inflasi global akibat konflik Iran.
"Pasti ya, nanti minyak atau bahan bakunya jadi naik ya. Tapi kan gini, pertumbuhan ekonomi kita kan banyak ditopang oleh konsumsi dalam negeri, konsumsi domestik. Jadi ya kita harus memberdayakan itu, tetap menjaga itu," papar Budi saat ditemui di kantor Kemendag, Jakarta, Senin, (2/3/2026).
Selain menjaga daya beli masyarakat, pemerintah juga mengantisipasi dampak konflik Iran terhadap sektor ekspor yang berpotensi terbebani kenaikan biaya logistik internasional. Untuk mengurangi risiko tersebut, strategi diversifikasi pasar ekspor akan dipercepat dengan menyasar negara tujuan yang relatif stabil dan tidak terdampak langsung konflik Timur Tengah.
Langkah lainnya adalah memaksimalkan berbagai stimulus ekonomi yang telah digulirkan pemerintah menjelang momentum Lebaran 2026 yang biasanya diikuti peningkatan konsumsi masyarakat.
Pemerintah juga mendorong kolaborasi dengan sektor swasta guna menjaga perputaran uang di pasar domestik agar daya beli tetap kuat meskipun terdapat tekanan harga energi global.
Upaya penguatan konsumsi dalam negeri ini diharapkan mampu meningkatkan ketahanan ekonomi nasional terhadap dampak konflik Iran melalui stabilitas pasar domestik yang berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mantan Dirut PGN Hendi Prio Santoso dituntut lima tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas yang merugikan negara Rp255 miliar.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.