Hubungan Memanas! Proyek Galangan Kapal AS-Korsel Berpotensi Gagal
Kepastian dana investasi US$350 miliar yang disepakati dalam kerangka perjanjian dagang antara Amerika Serikat dan Korea Selatan mandek.
Ilustrasi LPG 3 Kg - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia memastikan harga LPG 3 kilogram atau gas subsidi tidak berubah atau tidak naik meski harga LPG nonsubsidi mengalami kenaikan. Pemerintah, kata dia, tetap menahan harga gas bersubsidi agar tidak ikut terdampak gejolak pasar global.
Bahlil menegaskan harga LPG subsidi belum pernah dinaikkan sejak diterapkan pada 2006-2007. “Sejak LPG 3 kg diterapkan tahun 2006, 2007, itu sampai sekarang belum pernah kita naikkan harga dari pemerintah,” kata Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (20/4/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah hanya mengontrol harga produk yang masuk kategori subsidi. Jika di tingkat konsumen ada kenaikan harga LPG 3 kg, menurutnya hal itu bukan kebijakan pemerintah, melainkan akibat manipulasi di level distributor dan pangkalan. leh karena itu ia berharap level distributor dan pangkalan mematuhi ketentuan yang berlaku dengan tidak menaikkan harga elpiji 3 kilogram.
“Untuk LPG yang disubsidi, stok kita di atas standar minimum nasional dan harganya tidak ada kenaikan. Sama dengan harga bensin RON 90 dan harga solar CN 48,” ujarnya.
Sebaliknya, kenaikan LPG nonsubsidi tidak diatur pemerintah karena mengikuti mekanisme pasar global. “Nah untuk yang LPG yang tidak bersubsidi itu dipakai oleh industri, restoran, hotel. Jadi itu memang tidak kita atur harganya, menyesuaikan dengan harga atau mekanisme pasar,” ujar Bahlil.
Sebelumnya, harga LPG nonsubsidi atau Bright Gas resmi naik per 18 April 2026. Mengutip laman resmi Pertamina, Bright Gas 5,5 kilogram naik menjadi Rp107.000 per tabung dari sebelumnya Rp90.000.
Adapun harga Bright Gas 12 kilogram ditetapkan Rp228.000 per tabung, naik dari Rp192.000. Kenaikan ini berlaku di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat.
Untuk wilayah di luar Pulau Jawa, harga Bright Gas 5,5 kilogram berada di rentang Rp111.000 hingga Rp134.000 per tabung. Sementara Bright Gas 12 kilogram berada di rentang Rp230.000 hingga Rp285.000 per tabung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kepastian dana investasi US$350 miliar yang disepakati dalam kerangka perjanjian dagang antara Amerika Serikat dan Korea Selatan mandek.
Prabowo siapkan satgas deregulasi untuk memangkas izin usaha yang dinilai terlalu lama demi memperkuat investasi di Indonesia.
BKPM menilai surat Kadin China di Indonesia sebagai masukan positif terkait tantangan iklim investasi dan hilirisasi di Indonesia.
Polisi memastikan kasus yang dikira klitih di Pengasih Kulonprogo ternyata duel remaja akibat masalah pribadi yang diduga terkait asmara.
Presiden Prabowo menyebut masih ada ribuan triliun kekayaan negara yang harus diselamatkan dari praktik pencurian aset nasional.
Pakar Forensika Digital UII menilai markas judi online internasional di Jakarta menjadi ancaman serius cybercrime bagi Indonesia.