Undip dan ITS Borong Empat Gelar Juara KMHE 2026
Undip dan ITS meraih total empat gelar juara KMHE 2026 di Unej. Simak daftar lengkap pemenang delapan kelas kompetisi.
Dana Desa. - Ilustrasi Antara
Harianjogja.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah kembali tertekan pada penutupan perdagangan akhir pekan ini. Rupiah melemah 50 poin atau sekitar 0,28 persen ke level Rp17.717 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan posisi sebelumnya di Rp17.667 per dolar AS.
Research and Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX), Muhammad Amru Syifa, menjelaskan bahwa pelemahan rupiah terutama dipicu oleh menguatnya dolar AS di pasar global. Sentimen tersebut dipengaruhi ekspektasi bahwa bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed), akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama dari perkiraan sebelumnya.
“Pergerakan nilai tukar masih dipengaruhi penguatan dolar AS seiring meningkatnya ekspektasi bahwa kebijakan suku bunga tinggi Federal Reserve akan bertahan lebih lama,” ujar Amru di Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Menurutnya, pasar global saat ini masih dibayangi ketidakpastian geopolitik, terutama di kawasan Timur Tengah. Perkembangan negosiasi Amerika Serikat–Iran, potensi gangguan di Selat Hormuz, serta fluktuasi harga minyak dunia turut memperkuat permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven.
Selain itu, arah kebijakan The Fed, penguatan indeks dolar AS (DXY), serta kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS juga menjadi faktor utama yang menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.
Meski demikian, Amru menilai tekanan terhadap rupiah tidak akan terlalu dalam. Hal ini dipengaruhi langkah Bank Indonesia (BI) yang baru saja menaikkan suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen dalam Rapat Dewan Gubernur pada 19–20 Mei 2026.
Kebijakan tersebut dinilai sebagai upaya menjaga stabilitas nilai tukar sekaligus meredam volatilitas di pasar keuangan domestik.
“Langkah BI ini diharapkan dapat menjaga daya tarik aset keuangan domestik dan menahan pelemahan rupiah lebih lanjut,” jelasnya.
Dari sisi domestik, pasar juga mencermati langkah lanjutan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas rupiah, termasuk intervensi di pasar valuta asing serta penguatan cadangan devisa. Faktor inflasi dan kondisi fundamental ekonomi nasional turut menjadi penentu arah pergerakan rupiah ke depan.
Sementara itu, data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia juga menunjukkan pelemahan rupiah ke level Rp17.717 per dolar AS, dari sebelumnya Rp17.673 per dolar AS.
Dengan kondisi tersebut, pelaku pasar diperkirakan masih akan berhati-hati dalam menghadapi volatilitas global, terutama menjelang rilis data ekonomi Amerika Serikat dan perkembangan kebijakan The Fed berikutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Undip dan ITS meraih total empat gelar juara KMHE 2026 di Unej. Simak daftar lengkap pemenang delapan kelas kompetisi.
Survei Ipsos menempatkan Indonesia di posisi kedua dunia dalam kepuasan kehidupan asmara dengan skor 85, hanya di bawah Thailand.
Polresta Sleman mengonfirmasi Transhome telah melaporkan kebakaran ke Polsek Berbah. Penyebab dan kerugian masih dalam penyelidikan.
Presiden FIFA Gianni Infantino memuji Indonesia sebagai tuan rumah FIFA ASEAN Cup dan berharap turnamen serupa kembali digelar di kawasan ASEAN.
Apple dikabarkan menyiapkan acara 13 Oktober 2026 untuk memperkenalkan smart home hub, HomePod mini 2, dan Apple TV 4K baru.
Punya dua nomor BPJS Ketenagakerjaan setelah pindah kerja? Simak cara menggabungkan saldo JHT melalui JMO dan layanan BPJS Ketenagakerjaan.