Rupiah Menguat ke Rp18.065 per Dolar AS, Sentimen Global Masih Bayangi
Kurs rupiah menguat tipis ke Rp18.065 per dolar AS. Simak faktor global dan domestik yang memengaruhi pergerakan rupiah hari ini.
Karyawan menunjukkan angka pada kalkulator di gerai penukaran uang asing Dolarasia Money Changer Cibubur di Jatisampurna, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026). Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah 52 poin atau 0,29 persen menjadi Rp18.066 per dolar AS dari penutupan sebelumnya Rp18.014 per dolar AS. ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/kye
Harianjogja.com, JAKARTA—Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Jumat (10/7/2026) pagi. Rupiah tercatat menguat 63 poin atau 0,35% ke level Rp18.065 per dolar AS, setelah sebelumnya ditutup melemah di posisi Rp18.128 per dolar AS pada Kamis (9/7/2026).
Penguatan ini terjadi setelah sehari sebelumnya rupiah tertekan cukup dalam akibat meningkatnya permintaan terhadap dolar AS. Kondisi tersebut dipicu oleh memanasnya kembali konflik geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran, yang mendorong investor global mencari aset aman (safe haven).
Research and Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX), Muhammad Amru Syifa, menjelaskan bahwa tekanan terhadap rupiah sebelumnya tidak lepas dari lonjakan permintaan dolar AS di tengah ketidakpastian global. Selain itu, kenaikan harga minyak mentah dunia juga turut memberikan sentimen negatif.
Harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) yang naik ke kisaran 74 dolar AS per barel meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi global. Kondisi ini memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), akan mempertahankan suku bunga pada level tinggi dalam waktu lebih lama.
“Hal tersebut membuat dolar AS semakin menarik bagi investor, sehingga menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah,” ujar Amru.
Pelaku pasar juga tengah mencermati rilis data klaim tunjangan pengangguran awal di AS yang dapat memberikan gambaran arah kebijakan moneter The Fed ke depan. Data ini menjadi salah satu indikator penting dalam menentukan langkah suku bunga.
Di tengah tekanan global tersebut, fundamental ekonomi Indonesia dinilai masih cukup kuat untuk menahan pelemahan rupiah. Salah satu indikatornya adalah posisi cadangan devisa Indonesia yang meningkat menjadi 145,6 miliar dolar AS pada akhir Juni 2026, naik dari 144,9 miliar dolar AS pada Mei 2026.
Kenaikan cadangan devisa ini memperkuat kemampuan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah gejolak pasar global. Selain itu, tingkat inflasi yang tetap terkendali serta kebijakan moneter yang konsisten juga menjadi faktor penopang.
Meski demikian, dalam jangka pendek, pergerakan rupiah diperkirakan masih akan sangat dipengaruhi oleh dinamika global, terutama perkembangan geopolitik dan arah kebijakan suku bunga AS.
Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) yang dirilis Bank Indonesia justru tercatat melemah ke level Rp18.090 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya di Rp18.005 per dolar AS.
Dengan kondisi tersebut, pelaku pasar diimbau tetap waspada terhadap fluktuasi nilai tukar yang masih berpotensi tinggi, seiring ketidakpastian global yang belum mereda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kurs rupiah menguat tipis ke Rp18.065 per dolar AS. Simak faktor global dan domestik yang memengaruhi pergerakan rupiah hari ini.
Pemda DIY siapkan Malioboro full pedestrian 2026. Akses jalan sirip dirombak, kendaraan dibatasi. Ini skema terbaru dan dampaknya.
Presiden Prabowo resmikan 5 bendungan strategis nasional di Lombok. Ini daftar bendungan, manfaat, dan dampaknya bagi ketahanan pangan.
Satpol PP Bantul dan Bea Cukai Yogyakarta menyita 9.632 batang rokok ilegal di Pajangan. Ini fakta, modus, dan ancaman hukumnya.
Gunungkidul Pecahkan Rekor Dunia! 1.588 Perempuan Senam Penthul Tembem di Nglanggeran
Kabar duka datang dari politik nasional. Rachmat Gobel wafat mendadak dan dimakamkan di TMP Kalibata. Ini profil, kronologi, dan kesaksian kolega.