11 Bahaya Main HP di Ruangan Gelap yang Sering Tidak Disadari
Main HP di ruangan gelap bisa memicu mata lelah, mata kering, hingga gangguan tidur. Simak 11 dampak yang perlu diwaspadai.
Logo Amazon di Amazon Fulfillment Center di Tepotzotlan, Meksiko, 13 Desember 2023./Gustavo Graf.Bisnis.com
Harianjogja.com, JOGJA—Amazon mencetak sejarah baru di pasar keuangan global setelah untuk pertama kalinya menembus kapitalisasi pasar lebih dari 3 triliun dolar AS atau sekitar Rp49.000 triliun. Capaian tersebut menempatkan raksasa e-commerce dan komputasi awan asal Amerika Serikat itu dalam kelompok eksklusif perusahaan-perusahaan dengan nilai pasar terbesar di dunia.
Berdasarkan laporan Bloomberg, tonggak bersejarah itu tercapai setelah saham Amazon melonjak hingga 5,3% pada perdagangan Senin (3/8/2026). Kenaikan tersebut memperpanjang reli yang telah berlangsung sejak pekan lalu setelah perusahaan merilis laporan keuangan kuartal II yang melampaui ekspektasi investor.
Dengan nilai pasar yang kini menembus 3 triliun dolar AS, Amazon bergabung dengan sejumlah raksasa teknologi yang lebih dulu mencapai level tersebut, yakni Microsoft, Apple, Nvidia, dan Alphabet. Keberhasilan ini sekaligus memperkuat posisi Amazon sebagai salah satu pemain paling dominan dalam industri teknologi global.
Sentimen positif terhadap saham Amazon dipicu oleh kinerja bisnis komputasi awan melalui unit Amazon Web Services (AWS). Divisi ini mencatat pertumbuhan pendapatan tercepat sejak 2021, memberikan sinyal bahwa investasi besar perusahaan di bidang kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) mulai menunjukkan hasil yang meyakinkan.
AWS merupakan layanan cloud computing yang memungkinkan perusahaan menyimpan data, menjalankan aplikasi, serta memanfaatkan kapasitas komputasi melalui internet tanpa harus membangun pusat data sendiri. Bisnis ini menjadi salah satu sumber pendapatan dan keuntungan terbesar Amazon dalam beberapa tahun terakhir.
Laporan keuangan yang kuat membuat kepercayaan investor kembali meningkat. Dalam satu sesi perdagangan setelah laporan dirilis, saham Amazon melesat lebih dari 15%, menjadi kenaikan harian terbesar perusahaan dalam lebih dari 14 tahun.
Lonjakan tersebut berdampak signifikan terhadap valuasi perusahaan. Dalam sehari, nilai pasar Amazon bertambah hampir 400 miliar dolar AS, sebuah angka yang mencerminkan tingginya optimisme pasar terhadap prospek pertumbuhan perusahaan.
Padahal, beberapa bulan sebelumnya saham Amazon sempat mengalami tekanan. Kekhawatiran investor terhadap besarnya pengeluaran perusahaan-perusahaan teknologi untuk pengembangan AI membuat banyak saham sektor teknologi terkoreksi.
Amazon termasuk yang terdampak sentimen tersebut. Dari posisi tertingginya pada 6 Mei 2026, saham perusahaan sempat turun hampir 18% sebelum mencapai titik terendah dalam tiga bulan pada bulan lalu.
Namun, laporan kinerja terbaru berhasil mengubah pandangan pasar. Investor mulai melihat belanja besar Amazon di sektor AI bukan lagi sebagai beban, melainkan investasi strategis yang dapat mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang.
Kinerja impresif tersebut menjadikan Amazon sebagai salah satu saham dengan performa terbaik di kelompok Magnificent Seven sepanjang 2026.
Magnificent Seven merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut tujuh perusahaan teknologi terbesar di Amerika Serikat yang selama ini menjadi penggerak utama pasar saham global. Kelompok ini terdiri atas Amazon, Apple, Microsoft, Alphabet, Nvidia, Meta, dan Tesla.
Meski kelompok saham teknologi tersebut masih menjadi pusat perhatian investor, Bloomberg mencatat indeks yang melacak kinerja Magnificent Seven hanya naik sekitar 2,1% sepanjang tahun berjalan. Angka itu masih berada di bawah kenaikan indeks S&P 500 yang mencapai sekitar 10%.
Di tengah kenaikan harga saham yang signifikan, valuasi Amazon masih dianggap relatif menarik oleh sejumlah analis. Saat ini saham perusahaan diperdagangkan pada kisaran 25 kali proyeksi laba 12 bulan ke depan atau forward price-to-earnings ratio (PER).
Angka tersebut sekitar 44% lebih rendah dibandingkan rata-rata valuasi Amazon dalam satu dekade terakhir, sehingga masih memberikan ruang bagi potensi kenaikan harga saham di masa mendatang.
Perjalanan Amazon menuju kapitalisasi pasar 3 triliun dolar AS juga menunjukkan percepatan yang signifikan. Perusahaan hanya membutuhkan sedikit lebih dari dua tahun untuk naik dari nilai pasar 2 triliun dolar AS ke 3 triliun dolar AS.
Sebagai perbandingan, Amazon memerlukan lebih dari enam tahun untuk meningkatkan kapitalisasi pasar dari 1 triliun dolar AS menjadi 2 triliun dolar AS sejak pertama kali mencapai tonggak 1 triliun dolar AS pada akhir 2018.
Optimisme pasar terhadap prospek perusahaan juga masih cukup tinggi. Berdasarkan data Bloomberg, rata-rata target harga yang diberikan analis menunjukkan saham Amazon masih berpotensi menguat sekitar 14% dibandingkan posisi perdagangan saat ini.
Pencapaian kapitalisasi pasar 3 triliun dolar AS menjadi bukti bahwa transformasi Amazon dari perusahaan e-commerce menjadi raksasa teknologi berbasis cloud dan AI terus mendapat kepercayaan investor global. Di tengah persaingan ketat industri teknologi, perusahaan milik Jeff Bezos itu kini semakin kokoh berada di jajaran elite korporasi paling bernilai di dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Main HP di ruangan gelap bisa memicu mata lelah, mata kering, hingga gangguan tidur. Simak 11 dampak yang perlu diwaspadai.
Jadwal SIM Keliling Sleman Agustus 2026 lengkap di SCH, MPP, dan SIMMADE beserta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal SIM Keliling Jogja Agustus 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan C, serta biaya resmi.
Amazon untuk pertama kalinya menembus kapitalisasi pasar US$3 triliun setelah sahamnya melonjak berkat kinerja AWS dan optimisme bisnis AI.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 4 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.