Rumah Dinas TNI AD Jadi Markas Judol: 11 Diamankan, Prajurit Terlibat Belum Ditangkap?
TNI AD membongkar dugaan praktik judi online di KPAD Cijantung. Sebanyak 11 warga sipil diamankan dan 32 komputer disita.
Ilustrasi supermarket./StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA—Keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi pada September 2026 masih berada di zona optimistis, meski Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) tercatat lebih rendah dibandingkan posisi awal tahun.
Berdasarkan survei Bank Indonesia (BI), IKK September 2026 berada di level 118,1. Angka tersebut tercatat lebih rendah dibandingkan IKK Agustus 2026 yang berada di level 118,5.
Jika dibandingkan dengan posisi Januari 2026 yang mencapai 127, IKK pada bulan kesembilan tahun ini telah mengalami penurunan sebesar 7,1 poin.
Survei Konsumen BI menggambarkan keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini sekaligus ekspektasi mereka terhadap kondisi ekonomi pada masa mendatang. IKK juga menjadi salah satu indikator yang dapat digunakan untuk memprediksi perkembangan konsumsi dan tabungan rumah tangga.
IKK menggunakan tahun acuan dengan nilai 100. Dengan demikian, indeks sebesar 118,1 pada September 2026 masih berada di atas nilai acuan atau masuk zona optimistis.
"Survei Konsumen Bank Indonesia pada September 2026 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap terjaga," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangannya, Kamis (8/10/2026).
IKK Berdasarkan Kelompok Pengeluaran
Jika dirincikan berdasarkan pengeluaran konsumen, IKK pada September 2026 turun di sebagian besar kelompok pengeluaran.
Kelompok pengeluaran Rp1—2 juta mengalami penurunan dari 108,2 menjadi 107,1. Selanjutnya, kelompok Rp3,1—4 juta turun dari 117,5 menjadi 113,8, sedangkan kelompok pengeluaran >5 juta turun dari 123,9 menjadi 123,5.
Di sisi lain, terdapat kelompok pengeluaran yang mengalami peningkatan IKK. Kelompok Rp2,1—3 juta naik dari 111,3 menjadi 111,6, sementara kelompok Rp4,1—5 juta meningkat dari 118,9 menjadi 122,2.
Berdasarkan kelompok usia, IKK juga mengalami perubahan di hampir seluruh kelompok. Kelompok usia 31—40 tahun turun dari 120,8 menjadi 119,8, usia 41—50 tahun dari 115,8 menjadi 114,2, usia 51—60 tahun dari 112,9 menjadi 110,1, dan kelompok usia >60 tahun dari 108,5 menjadi 98,1.
Sementara itu, kelompok usia 20—30 tahun mencatat kenaikan IKK dari 123,3 menjadi 127,9.
IKK di Sejumlah Kota
Secara spasial, penurunan IKK terbesar terjadi di Semarang, Mataram, dan Ambon. Sementara itu, peningkatan IKK terutama terjadi di Pontianak.
Denny menjelaskan perkembangan keyakinan konsumen tersebut dipengaruhi oleh Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) dan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE).
IEK pada September 2026 tercatat sebesar 128,7. Angka tersebut meningkat dibandingkan indeks bulan sebelumnya yang berada di level 127,6.
Berbeda dengan IEK, IKE justru mengalami penurunan. IKE tercatat sebesar 107,5, turun dari level 109,4 pada bulan sebelumnya.
Porsi Pendapatan untuk Konsumsi Naik
Dari sisi kondisi keuangan rumah tangga, rata-rata proporsi pendapatan konsumen yang digunakan untuk konsumsi mengalami kenaikan.
Proporsi pendapatan untuk konsumsi meningkat dari 74,2% menjadi 74,9%. Sebaliknya, proporsi pendapatan yang disimpan atau digunakan untuk tabungan turun dari 15,8% menjadi 15,4%.
Proporsi pendapatan untuk pembayaran cicilan atau utang juga mengalami penurunan, yakni dari 10% menjadi 9,7%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
TNI AD membongkar dugaan praktik judi online di KPAD Cijantung. Sebanyak 11 warga sipil diamankan dan 32 komputer disita.
Tiga pihak PT Virgo Karya Shipping ditetapkan tersangka dan ditahan terkait kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa.
Siswa SDN Soprayan Sleman dilibatkan dalam pemorsian MBG prasmanan. Sistem ini menjadi sarana edukasi gizi, disiplin, kebersihan, dan tanggung jawab.
Pemkab Bantul menggandeng BSI untuk memperkuat layanan perbankan dan pemberdayaan UMKM. Ada sekitar 100.000 UMKM yang telah terdata.
KPK meminta Nusron Wahid kooperatif setelah absen dalam pemeriksaan kasus dugaan korupsi di Kementerian ATR/BPN.
Survei BI mencatat IKK September 2026 berada di level 118,1, turun 7,1 poin dari Januari, tetapi masih berada di zona optimistis.