Danantara Siapkan Rp581 Miliar untuk Transformasi RSPP

Newswire
Newswire Kamis, 15 Oktober 2026 08:47 WIB
Danantara Siapkan Rp581 Miliar untuk Transformasi RSPP

Seorang pejalan kaku melintas di depan papan nama Kantor Danantara, jakarta. Bisnis.com

Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) bersama Danantara menyiapkan investasi Rp581 miliar untuk mentransformasi Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP). Rumah sakit tersebut diproyeksikan menjadi Indonesia Hospital sekaligus percontohan peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi 38 rumah sakit lain yang dikelola Indonesia Healthcare Corporation (IHC).

Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menegaskan transformasi RSPP harus dilakukan secara menyeluruh. Langkah tersebut ditujukan untuk mewujudkan arahan Presiden RI agar RSPP menjadi rumah sakit kebanggaan nasional.

“Ini jadi Indonesia Hospital. Jadi, jangan tanggung-tanggung. Maunya memang ini flagship-nya kita, kayak orang kalau ke Indonesia itu rumah sakit terbaik. Itu harusnya rumah sakit kita,” ujar Dony dalam keterangannya yang dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Kamis.

Hal itu menjadi salah satu pokok pembahasan saat Dony bertemu jajaran direksi IHC di Wisma Danantara. Transformasi RSPP akan menjadi tahap awal sebelum program serupa dilanjutkan ke 38 rumah sakit lain di bawah pengelolaan IHC.

Tambah Dokter Spesialis dan Perbarui Budaya Kerja

Transformasi RSPP mencakup peningkatan kualitas pelayanan medis, fasilitas rumah sakit, tenaga profesional, hingga pengalaman pasien. Untuk memperkuat kapasitas layanan, IHC merencanakan penambahan 40 dokter spesialis dalam dua tahun ke depan dan 70 dokter spesialis baru pada 2030.

Selain penambahan tenaga medis, pembaruan sumber daya manusia menjadi bagian dari upaya mengubah budaya kerja di lingkungan rumah sakit. Dony menilai perekrutan tenaga baru diperlukan untuk mendukung proses transformasi tersebut.

“Kita perlu memulai rekrut dokter baru dan juga perawat baru dan pekerja baru. Kami memerlukan darah baru, darah muda, untuk transformasi budaya,” ujar Dony.

Investasi Rp581 Miliar, Target Selesai Pertengahan 2028

Dari sisi komersial dan keuangan, rencana pengembangan RSPP mencakup investasi sebesar Rp581 miliar. Pengembangan itu dirancang melalui peningkatan kapasitas tempat tidur, pembenahan proses pelayanan, penguatan keselamatan pasien, serta peningkatan pengalaman pasien melalui layanan fisik dan digital.

Transformasi tersebut direncanakan berlangsung selama 24 bulan. Namun, Dony meminta pelaksanaannya dipercepat agar seluruh proses dapat diselesaikan pada pertengahan 2028.

Direksi IHC juga diminta melibatkan kontraktor profesional yang berpengalaman dalam pembangunan dan renovasi fasilitas rumah sakit. Langkah tersebut ditujukan untuk menjaga kualitas pekerjaan sekaligus memastikan proyek berjalan sesuai target waktu.

Melalui transformasi ini, RSPP diharapkan menjadi rumah sakit rujukan berstandar nasional dan internasional. Rumah sakit tersebut juga diproyeksikan menjadi model peningkatan kualitas pelayanan bagi 38 rumah sakit lain di bawah IHC.

Upaya itu merupakan bagian dari pembenahan layanan kesehatan BUMN yang berfokus pada kualitas medis, keselamatan pasien, dan pengalaman pasien.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online