Penimbunan 400.000 Liter Solar Subsidi di Semarang Terbongkar, Hambat Distribusi BBM
ESDM mengamankan penimbunan 400.000 liter solar subsidi di Semarang yang diduga akan dijual ke sektor industri, perkebunan, dan pertambangan.
Foto ilustrasi media siber atau media online, dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT.
Harianjogja.com, JOGJA—PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) mengungkap insiden akses tanpa izin terhadap salah satu platform pengelolaan data pelanggan. Temuan awal perusahaan menunjukkan insiden tersebut berdampak pada data hingga sekitar 5,7 juta akun pelanggan.
Informasi mengenai insiden itu disampaikan Fore pada Rabu (28/10/2026) melalui siaran pers dan unggahan akun Instagram @fore.corporate. Perusahaan menyatakan aktivitas tidak wajar terdeteksi melalui investigasi internal, kemudian akses dihentikan dan sistem terkait diamankan dalam waktu 24 jam.
Jenis informasi yang diakses berbeda-beda pada setiap pelanggan. Data yang berpotensi terdampak meliputi nama, alamat email, nomor telepon, tanggal lahir, jenis kelamin, alamat yang terdaftar di aplikasi Fore, PIN yang telah melalui proses hashing, serta riwayat pembelian melalui aplikasi.
Hashing merupakan proses mengubah data menjadi representasi kode tertentu sehingga data tersebut tidak disimpan dalam bentuk aslinya. Meski demikian, pelanggan tetap diminta mengambil langkah pengamanan terhadap akun mereka.
Fore menegaskan aplikasi perusahaan tidak pernah meminta ataupun menyimpan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan foto KTP pelanggan. Informasi pembayaran, termasuk detail kartu kredit dan debit, juga disebut tidak terdampak karena disimpan pada platform terpisah.
Fore Perkuat Sistem Keamanan
Setelah menemukan insiden tersebut, Fore mengaku telah melakukan pengujian keamanan, menutup kerentanan, memperbarui platform terkait ke versi terbaru, serta menambah lapisan perlindungan sistem.
Perusahaan juga menerapkan autentikasi dua faktor atau two-factor authentication (2FA) untuk proses masuk dari perangkat baru. Langkah ini menambahkan tahapan verifikasi selain penggunaan kredensial akun.
Untuk menelusuri insiden lebih lanjut, Fore menunjuk konsultan keamanan siber independen guna melakukan investigasi forensik terhadap aplikasi dan sistem teknologi informasi terkait.
Fore juga menyatakan telah melaporkan insiden tersebut kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Perusahaan berencana melanjutkan koordinasi dengan otoritas terkait sesuai ketentuan yang berlaku.
Pelanggan Diminta Mengganti PIN
Fore menyatakan telah menghubungi pelanggan yang terdampak secara langsung, salah satunya melalui email. Pelanggan yang menerima pemberitahuan diminta segera mengganti PIN akun Fore atau membuat PIN apabila sebelumnya belum memilikinya.
Pengguna juga disarankan mengganti PIN pada akun lain jika menggunakan kombinasi yang sama. Langkah ini penting untuk mengurangi risiko apabila kredensial yang digunakan berulang kali diketahui pihak lain.
Selain itu, pelanggan diminta mewaspadai telepon, SMS, email, maupun pesan WhatsApp yang mengatasnamakan Fore. Perusahaan mengingatkan pelanggan agar tidak memberikan PIN atau kode one-time password (OTP) kepada siapa pun.
Apabila menemukan aktivitas mencurigakan, pelanggan dapat melaporkannya melalui alamat email [email protected].
Menurut perusahaan, hingga pengumuman tersebut disampaikan, belum ditemukan indikasi penyalahgunaan informasi yang terdampak.
CEO Fore Sampaikan Permohonan Maaf
CEO PT Fore Kopi Indonesia Tbk, Vico Lomar, menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas insiden tersebut. Pernyataan itu dikutip dari siaran pers di laman resmi Fore pada Kamis (29/10/2026).
“Kami memahami kekhawatiran yang ditimbulkan oleh insiden ini, dan kami dengan tulus meminta maaf kepada para pelanggan yang terdampak. Melindungi data pelanggan adalah tanggung jawab kami,” kata Vico.
Ia menyatakan perusahaan akan memusatkan perhatian pada pendampingan pelanggan terdampak dan penyelesaian penyelidikan. Fore juga berkomitmen menjadikan temuan dari insiden tersebut sebagai dasar perbaikan sistem keamanan dan tata kelola perusahaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
ESDM mengamankan penimbunan 400.000 liter solar subsidi di Semarang yang diduga akan dijual ke sektor industri, perkebunan, dan pertambangan.
Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Jogja menyelenggarakan kegiatan Gebyar Sumpah Pemuda Tahun 2026 di halaman Dispora Kota Jogja, Rabu.
DPRD Bantul menekankan pentingnya sinergi pemerintah, keluarga, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta kesehatan anak.
Silmy Karim dijadwalkan menjalani sidang perdana kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.
Bappenas menyiapkan Peta Jalan Bioekonomi Indonesia yang ditargetkan diadopsi akhir 2026 untuk memperkuat industri dan ekonomi berkelanjutan.
UMY memperkuat kampus berkelanjutan dengan 48 panel surya, rencana SPKLU, penambahan sepeda, perbaikan jalur pejalan kaki, dan daur ulang air.