Mengenal Flores Thrust, Sesar Pemicu Gempa M 7,7 di NTT
Gempa M 7,7 NTT berkaitan dengan Flores Back Arc Thrust. Sesar ini berpotensi memicu gempa besar dan memiliki sejarah gempa merusak.
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi/JIBI-Felix Jody Kinarwan
Konsumsi rumah tangga merupakan indikator pertumbuhan ekonomi yang memberi kontribusi paling tinggi
Harianjogja.com, JAKARTA-Pemerintah mengklaim sudah melakukan segala hal yang terbaik dalam meningkatkan konsumsi rumah tangga.
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah sudah mengalokasikan dana untuk meningkatkan daya beli. "Kami menggelontorkan uang kepada masyarakat supaya ada pergerakan [dari sisi konsumsi rumah tangga]," katanya, di Jakarta, Rabu (28/3/2018).
Konsumsi rumah tangga merupakan indikator pertumbuhan ekonomi yang memberi kontribusi paling tinggi, yakni 56,13%. Namun, pertumbuhannya dalam tiga tahun ini hanya berkisar 5%, yakni 2017 sebesar 4,95%, 2016 sebesar 5,01% dan 2015 sebesar 4,96%.
Suahasil menjelaskan banyak program yang bertujuan untuk meningkatkan konsumsi masyaratkat. Seperti program dana desa, pemerintah mengalokasikan dana Rp60 triliun, dan alokasi dana desa tersebut lebih besar tiga kali lipat dibandingkan bantuan langsung tunai (BLT) yang pernah diberikan sebelumnya.
"Jika BLT zaman dulu bisa memberikan dampak yang baik, seharusnya dana desa ini juga bisa," ujarnya.
Selain itu, ada juga program keluarga harapan (PKH), yang memberi bantuan dana kepada 10 juta keluarga. Dalam program tersebut pemerintah memberikan dana sebesar Rp1,8 juta per tahun yang dibagi dalam tiga bulan sekali. "10 Juta keluarga itu artinya mencakup 10 persen masyarakat kelompok bawah," jelasnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kelompok masyarakat kelas atas sebanyak 20%, masyarakat kelas menegah 40%, masyarakat kelas bawah 40% dari total seluruh penduduk usia kerja. Namun, kata Suahasil, keputusan untuk menggunakan atau tidaknya, semua tergantung pada masyarakat yang menerima karena pihaknya sudah memastikan penyerapan alokasi dana tersebut dengan baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M 7,7 NTT berkaitan dengan Flores Back Arc Thrust. Sesar ini berpotensi memicu gempa besar dan memiliki sejarah gempa merusak.
TKA SMA/SMK 2026 digelar empat hari mulai Oktober. Simak jadwal mata ujian, gelombang pelaksanaan, simulasi, dan gladi bersih
Kemnaker mencatat 43.805 pekerja terkena PHK sepanjang Januari-Juli 2026. Jawa Barat tertinggi dengan 8.830 pekerja.
Bank Jateng secara resmi dinobatkan sebagai Yearly Excellent Performance Bank 2026 dalam ajang 31st Infobank Award 2026
DPRD Bantul mendorong penurunan kelas Jalan Parangtritis agar retribusi wisata pantai selatan bisa dikelola lebih maksimal.
PT Sharp Electronics Indonesia kembali menghadirkan program pemberdayaan masyarakat melalui Sharp Hydro Heroes. Kali ini, program berbasis pertanian modern ter