Palmer, Rashford, Rice Absen dari Timnas Inggris di Nations League
Cole Palmer, Marcus Rashford, dan Declan Rice absen dari timnas Inggris di Nations League karena kebugaran dan cedera.
Kapal kargo melakukan bongkar muat di terminal petikemas Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (25/4/2018)./Bisnis Indonesia
Harianjogja.com, JAKARTA-Anggota Komisi XI DPR RI Ecky Awal Mucharam menyebut dampak positif dari depresiasi mata uang rupiah terhadap ekspor tidak signifikan dan yang akan menikmatinya juga hanya pengekspor bahan mentah.
"Dampak positif depresiasi rupiah terhadap ekspor rasanya tidak akan terlalu signifikan. Yang dapat menikmati \'wind fall profit\' hanya eksportir komoditas mentah, yang sebetulnya harganyapun lebih dibentuk oleh pasar internasional," kata Ecky Awal Mucharam dalam rilis, Sabtu (7/7/2018).
Politikus dari PKS itu menambahkan, sementara eksportir berbasis industri manufaktur tidak akan menikmati pelemahan rupiah yang terjadi. Hal tersebut, lanjutnya, karena hampir 80% impor yang masuk ke Indonesia adalah bahan baku atau bahan penolong industri.
Bagi sektor keuangan, ujar dia, depresiasi rupiah akan menekan pembiayaan valas dan meningkatkan eksposur risiko valas khususnya bagi pinjaman asing yang tidak ter-hedging (lindung nilai), sedangkan hedging itu memerlukan biaya.
"Ini meningkatkan risiko default [gagal bayar] dari debitur yang diperparah kelesuan kegiatan di sektor riil itu sendiri. Sementara BI dengan bauran kebijakan moneter-nya sudah dan mungkin akan menaikan lagi suku bunga acuan untuk menahan capital outflow. Bunga yang mahal tentu saja akan membuat pengusaha menahan kegiatan usahanya," katanya.
Ia berpendapat bahwa saat ini, struktur perekonomian yang rapuh menyebabkan Indonesia tidak bisa melaju kencang hanya karena satu kebijakan The Fed yang menaikan bunganya.
Sebagaimana diwartakan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan perbaikan struktur ekspor nasional menjadi penting untuk mengatasi dampak dari potensi perang dagang yang dilakukan oleh negara maju.
"Kita harus susun kebijakan, baik dari industri atau sumber daya alam untuk perbaiki ekspor kita," kata Darmin di Jakarta, Kamis (21/6/2018).
Untuk itu, ujar dia, perbaikan struktur ekspor nasional menjadi penting agar kinerja perdagangan nasional makin membaik dan defisit neraca transaksi berjalan yang selama ini menjadi salah satu penyebab depresiasi rupiah makin mengecil.
Sementara itu, Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, perusahaan milik negara yang operasionalnya menggunakan valuta asing siap menggunakan fasilitas lindung nilai (hedging) dalam menghadapi kondisi nilai tukar rupiah pada saat ini.
"Pada dasarnya kita ada instrumen \'hedging\' yang bisa digunakan antar-BUMN melalui fasilitas \'swap\' untuk membantu pengelolaan risiko keuangan," kata Rini dalam kunjungan kerjanya di Jember dan Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (1/7/2018).
Menurut Rini, dalam melakukan lindung nilai harus dilihat dari sisi BUMN yang melakukan ekspor maupun impor karena memang membutuhkan dan menerima devisa dalam bentuk valuta asing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cole Palmer, Marcus Rashford, dan Declan Rice absen dari timnas Inggris di Nations League karena kebugaran dan cedera.
Barang berbahaya terbakar di NPCT1 Tanjung Priok. Api padam dalam 59 menit, tidak ada korban dan penyebab masih diinvestigasi.
Pembangunan TPR Tepus Gunungkidul mulai berjalan dengan kontrak Rp728,1 juta. Sementara TPR JJLS masih menggunakan bangunan lama.
Kortastipidkor Polri menggeledah kantor dan rujab Bupati Gowa terkait dugaan pemerasan, pungli, gratifikasi PBG 2025-2026 dan TPPU.
Status Gunung Anak Krakatau turun dari Siaga ke Waspada setelah aktivitas menurun. Radius 2 km dari pusat aktivitas masih terlarang.
BMKG memprediksi musim hujan 2026/2027 datang lebih lambat di 529 ZOM akibat El Nino sangat kuat yang bertahan hingga awal 2027.