KM Nurul Salsa Tenggelam, Basarnas Tambah 28 Personel ke Selayar
Basarnas Kendari mengerahkan KN SAR Pacitan dan 28 personel membantu pencarian korban KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan Selayar.
Ilustrasi cabai/Reuters
Harianjogja.com, SEMARANG--Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta aparatur sipil negara (ASN) Jawa Tengah untuk membeli cabai langsung dari petani. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terkait jatuhnya harga cabai di pasaran.
"Ini bentuk intervensi yang sifatnya darurat dan petani butuh penanganan jangka pendek dan tindakan cepat karena cabai hanya bisa bertahan dua hari [setelah dipanen]," kata Ganjar di Semarang, Senin.
Berdasarkan instruksi Gubernur Jateng tersebut, sebanyak 10 ton cabai hasil panen petani di Kabupaten Semarang, Demak, dan Purbalingga diborong oleh ASN Pemprov Jateng dengan harga Rp18.000 per kilogram sehingga nilai transaksi mencapai Rp200 juta.
Menurut Ganjar, pengerahan kekuatan ASN Pemprov Jateng pernah dilakukan saat harga bawang merah di pasaran anjlok sehingga merugikan para petani.
"Hari ini kami lakukan lagi dengan memborong langsung cabai dari petani dengan harapan yang sama," ujarnya.
Ganjar mengungkapkan sebenarnya harga cabai di pasaran tidak terlalu murah, hanya saja para petani menjual hasil panen cabai ke tengkulak dengan harga yang sangat murah.
"Sebenarnya harganya tidak turun amat, tapi karena tengkulaknya kebanyakan, jadi harganya anjlok. Saya kemarin sudah cek di Ungaran, harga cabai keriting di pasaran Rp20.000 per kilogram, pedagang membelinya Rp15.000 per kilogram, sementara harga jual dari petani hanya Rp9.000 per kilogram bahkan ada yang Rp7.000 per kilogram. Inikan yang tertawa para tengkulak itu, sementara petani terus merugi," katanya.
Selain itu, tim yang mengecek ke lapangan menemukan bahwa luasan tanam petani cabai saat ini semakin bertambah sehingga terjadi kelebihan suplai akibat panen yang bersamaan.
"Hal ini otomatis membuat harga tidak bagus. Selain luasan tanam yang lebar, aksi para tengkulak ini yang membuat harga cabai anjlok," ujarnya.
Terkait dengan anjloknya harga cabai, Ganjar menemukan banyak petani yang tidak tahu harga cabai di pasaran sehingga hasil panen yang bersangkutan boleh dibeli murah oleh para tengkulak.
"Ke depan saya ingin para kelompok tani ini diwajibkan memasang aplikasi Sihati yaitu Sistem Informasi Harga dan Produk Komoditas sehingga tahu harga di pasaran, dan tiap gapoktan harus mempunyai divisi pemasaran," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Basarnas Kendari mengerahkan KN SAR Pacitan dan 28 personel membantu pencarian korban KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan Selayar.
VinFast akan mulai merakit motor listrik di Kabupaten Subang pada 2027. Langkah ini diharapkan memperkuat penetrasi pasar kendaraan listrik di Indonesia.
Inggris menaklukkan Prancis 6-4 dan meraih posisi ketiga Piala Dunia 2026. Bukayo Saka mencetak hattrick dalam laga dramatis di Miami.
Kementerian ATR/BPN memperkuat pelayanan pertanahan melalui transformasi organisasi, SOP, dan SDM. Layanan peralihan hak ditargetkan selesai maksimal 10 hari.
Pelemahan daya beli dan mahalnya komponen impor membuat industri elektronik melakukan efisiensi produksi dan menata ulang rantai pasok pada semester II/2026.
Juara Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya akan menerima cincin juara dari FIFA. Tradisi olahraga Amerika Serikat ini mewarnai sejarah baru sepak bola dunia.