Kadin dan UGM Jalin Kerja Sama
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Persiapan Lomba Fashion Show Ibu dan Anak Inklusif Piala Gubernur DIY, di Ayola Tasneem Convention Hotel Yogyakarta, Sabtu (11/5)./ Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, JOGJA—Guna memperingati HUT ke-11, Harian Jogja mempersembahkan Lomba Fashion Show Ibu dan Anak Inklusif Piala Gubernur DIY, di Ayola Tasneem Convention Hotel Yogyakarta, Sabtu (11/5). Bertajuk Celebrate Inclusivity with Traditional Cloth, Harian Jogja ingin mengajak anak-anak cinta produk lokal di tengah Revolusi Industri 4.0.
Panitia Lomba Fashion Show Ibu dan Anak Inklusif Piala Gubernur DIY Laila Rochmatin mengatakan event ini memang diperuntukan untuk anak berkebutuhan khusus (ABK) dan nonkebutuhan khusus, karena biasanya fashion show hanya untuk nondifabel.
“Nah ini acaranya beda, kami ingin acara ini memiliki idealisme menjadi wadah berkreasi anak ABK dan non-ABK. Bagaimana pun mereka sama-sama punya ruang yang sama. Harian Jogja peduli untuk kampanye masyarakat inklusif,” ucap Laila.
Menurutnya, gerakan kampanye masyarakat inklusif harus dimasifkan dengan berbagai cara. Termasuk fashion show. “Harapannya di acara ini anak-anak akan saling memahami sama lain. Mereka yang non-ABK akan terlatih untuk bergaul dengan ABK, dan ini akan menjadi bekal di kehidupan sosial,” katanya.
Dipilihnya pakaian bertema tradisional sendiri, karena ingin mengajak anak-anak cinta produk lokal di tengah Revolusi Industri 4.0. Dalam lomba fashion show ini, panitia menyediakan enam piala, untuk juara 1, 2, dan 3 untuk masing-masing kelompok peserta ABK dan Non ABK. Kemudian ada peserta favorit pilihan juri, kemudian terkompak ibu anak, dan foto medsos berdasarkan jumlah like. Dengan hadiah total jutaan rupiah dan berbagai hadiah menarik lainnya.
Public Relations Manager Ayola Tasneem Convention Hotel Yogyakarta, Niken Widi juga menyambut baik acara yang diadakan Harian Jogja bekerja sama dengan Ayola Tasneem Convention Hotel Yogyakarta, PT Avrist Assurance dan Sentra Advokasi Perempuan Difabel dan Anak (Sapda).
“Senang bekerja sama dengan Harian Jogja, memberi ruang bagi anak dengan down syndrome dan kebutuhan yang lain. Suatu kegiatan yang positif, harapannya kerja sama lebih erat banyak bikin event charity atau noncharity,” ujar Niken.
Menjadi Contoh
Ketua Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome (Potads) DIY, Sri Rejeki Ekasasi atau biasa dipanggil Kiki mengatakan kegiatan ini sangat positif dan pihaknya menyambut baik. Menurutnya, hal ini sesuatu yang baru sebuah surat kabar harian membuat kegiatan yang inklusi, yang menyertakan anak-anak berkebutuhan khusus. Diharapkannya kegiatan ini dapat menjadi contoh media lain.
“Kegiatan ini juga sebagai wadah untuk anak-anak membuktikan pada masyarakat dan dunia mereka [anak penyandang down syndrome] bisa melakukan apa yang teman-teman lain lakukan. Sesuai tagline kami, Aku Ada Aku Bisa,” ucap Kiki, Jumat (10/5).
Selain fashion show, dalam event ini juga akan menampilkan senam silat dan dansa untuk dunia dari Potads. Menurutnya, penampilan ini jadi yang pertama secara bersama-sama, karena biasanya mereka tampil secara sendiri-sendiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Chery dan BYD mengkaji potensi kenaikan harga mobil di Indonesia akibat pelemahan rupiah dan tekanan biaya produksi.
Panduan membaca hasil TKA Kemendikdasmen agar peserta didik memahami makna skor dan kategori penilaian akademik.
Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul kembali menggelar kegiatan Internalisasi Kesejarahan melalui Pembinaan Komunitas.
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.
Leo/Daniel naik peringkat BWF usai juara Thailand Open 2026, diikuti perubahan ranking atlet bulu tangkis Indonesia lainnya.